Tingkatkan Pelayanan, RSUD Terus Bebenah

239
Direktur RSUD (kerudung putih) didampingi Kadiskominfo (kedua kanan) dan staf RSUD foto bersama usai merilis kaleideskop kinerja 2017

Sawangan | jurnaldepok.id
Sejak berdiri 2008 silam, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok telah mengalami kemajuan dalam bidang infrastruktur maupun SDM. Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan salah satu program unggulan Depok Smart Healthy City merupakan leading sektornya RSUD Puskesmas dan Dinkes.

Ia menambahkan, pada 2017 ini ada penambahan infrastruktur dengan dibangunnya fasilitas penunjang berupa masjid, pemulasaraan jenazah, ruang gizi dan lainnya.

“Tidak hanya gedung saja yang ditambah, tapi dalam pelayanan juga melakukan penambahan dan peningkatan dalam pelayanan bagi masyarakat. Kunjungan pasien perhari 400-500 orang dan pasien rawat inap 70 orang sesuai dengan bed-nya,”ujarnya saat melakukan kaleidoskop, kemarin.

Wanita yang akrab disapa Lulu itu menambahkan, Gedung B-D hingga lantai delapan telah dibangun. Nantinya gedung tersebut akan dipergunakan untuk lantai I ruang penunjang, labolatorium dan farmasi, lantai II untuk poliklinik Kandungan, Kebidanan dan anak serta OK.

“Sedangkan pada lantai III ruang operasi dan lantai IV berisi ICU, NICCU. Untuk lantai V, berisi ruang PICCU, HCCU. Pada lantai V sampai VIII adalah ruang rawat inap. Dengan rinciam kelas 2 hanya empat tidur dan selebihnya kelas 3. Tapi ada juga kelas VIP. Untuk kantor manajemen pindah di eks kantor kelurahan,”jelasnya.

Lulu yang saat itu didampingi oleh Kadiskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan jumlah pasien membludak dan klinik yang terbatas membuat banyaknya pengunjung. Sebagai salah satu inovasi dalam pelayanan, RSUD telah meluncurkan SMS Gateway.

Ia menambahkan, pelayanan akte kelahiran gratis diberikan bagi pasien yang ber-KTP Depok yang saat itu melahirkan bayi di RSUD. Hal itu dilakukan RSUD dengan menggandeng Disdukcapil. Selain itu, RSUD juga kini telah membuka poli sore.

“Hampir pelayanan poli sore semua ada kecuali kulit kelamin dan bedah, karena dokternya cuma satu. Untuk itu, akan dikembangkan poli klinik dengan rawat inap dan cari dokter spesilis beda,”paparnya.

Mantan Camat Cinere itu mengatakan, pihaknya juga memberikan pelayanan prioritas kepada lansia dan difabel.

“Poliklinik rawat jalan, serta eks kantor manajemen dijadikan poli anak dan poli kelamin. Sekarang ini juga ada ruang ramah lansia,”tandasnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, RSUD Depok telah menandatangani MoU dengan FK UI dan RSCM. Penandatanganan tersebut sebagai RS satelit pendidikan.
“Artinya, para mahasiswa ini akan praktek selama 3 minggu di RSUD dan 1 minggu di Puskesmas. Saat ini manajemen berbasis IT ramah lingkungan. Bahkan, ada proper biru dari kementerian LH (propernas) ramah tanah, air, lingkungan di Jabar. Hanya RS Samsudin sukabumi dan RSUD Depok yang dapat itu,”tukasnya.

Dari kerja kerasnya itu, RSUD telah banyak mengkoleksi penghargaan seperti: ISO 9001 2015, ISO 14000 2004, OHSAS dan lainnya.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan masyarat Depok yang sehat dan untuk mendukung program unggulan Kota Depok sebagai Smart Healthy City,” pungkasnya.n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here