Sabet Korbannya Dengan Senjata Tajam, Komplotan Begal di Daerah Bojonggede Diringkus Polisi

118
ilustrasi

Bojonggede | jurnaldepok.id
Empat pelaku pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam diringkus pihak Kepolisian Polsek Bojonggede, Polres Metro Depok.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson mengatakan, pengungkapan kasus ini setelah ada laporan korban MU warga Desa Ragajaya, TKP Jalan Caringin RT 03/ 11, Desa Ragajaya, Bojonggede.

“Saat itu korban sedang berboncengan dengan adiknya habis pulang main dari rumah temannya. Dalam perjalanan dipepet motor pelaku hingga korban terjatuh dari motor usai pelaku menyabetkan senjata tajam,” ujarnya.

Adanya laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, dan keempat pelaku berhasil diringkus.

“Keempat pelaku masih remaja, DM selaku kapten, AP, DAN dan SAP ditangkap ditempat berbeda,” paparnya.

Dia mengungkapkan, masing-masing pelaku memiliki peran. DM kapten dari kelompok, DAN mengambil motor, AP eksekutor yang membacok korban menggunakan senjata tajam, dan SAP mengambil motor.

“Keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda, untuk DM dengan AP berhasil ditangkap setelah digrebek anggota di rumah milik pelaku DM daerah Susukan. Hasil pendalaman keterangan pelaku DM, pelaku DAN dan SAP kembali ditangkap di daerah Kampung Panjang,” jelasnya.

Dari hasil kejahatan pelaku, lanjut Robinson, anggotanya berhasil menyita tiga bilah senjata tajam dan motor Suzuki Satria FU 150 tahun 2018.

“Jadi, motor milik korban Honda Beat putih 2012 yang dirampas pelaku ditukar secara COD kenal di media sosial dengan motor Suzuki Satria FU 150 2018 yang kini dijadikan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Dia menuturkan, alasan pelaku menukar motor curian dengan COD tersebut karena untuk dijual dengan harga lebih tinggi.

“Pengakuan pelaku baru sekali begal. Tapi hasil pendalaman penyidik untuk pelaku DAN, AP, dan SAP juga pernah melakukan pencurian rumah kosong dan pengakuan baru sekali juga di daerah Bojonggede,” tukasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian kekerasan hingga korban terluka dikenakan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here