Wali Kota Pastikan Usulan Musrenbang Prioritas Tak Akan Dihapus, Ini Alasannya

92
Wali Kota Depok foto bersama dengan peserta Musrenbang Kecamatan Beji.

Beji | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok tidak akan mengutak atik bahkan menghapus usulan warga di Musyawarah Rencana Pembangunan.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan itu saat membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Beji.

“Usulan tingkat kelurahan yang sudah diselesaikan diusulkan naik ke tingkat kecamatan, hal-hal yang terkait di kelurahan yang dibicarakan dari anggaran Rp 2,5 miliar itu tidak diutak atik ya oleh kami di pusat di kota,” ujarnya.

Pasalnya, kata dia, anggaran itu sudah benar-benar pagu yang sudah fix untuk kelurahan sesuai dengan menu-menu yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Akan tetapi ketika ada usulan-usulan yang lain untuk kegiatan tingkat kelurahan diusulkan ke kecamatan, masih di kecamatan ketika dilakukan fiksasi sudah selesai, baru dibutuhkan nanti ujungnya adalah bagaimana pemerintah kota.

“Atau kami di kota menentukan batas kegiatan-kegiatan di seluruh kecamatan. Jadi mohon maaf jika masih ada kegiatan yang diusulkan ke dinas tolong dibawa untuk diperjelas bahwa memang wacana prioritas kegiatan di kecamatan Bapak Ibu itu memang benar-benar prioritas,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan prioritas program memang sifatnya kadang-kadang tidak tidak mutlak, karena memang pertimbangan prioritas itu beda-beda.

“Mungkin bagi Pak RT kegiatan itu prioritas tapi bagi camat barangkali skala prioritas karena di depan camat itu ada puluhan atau ratusan, jadi belum tentu bagi camat ini prioritas,” jelasnya.

Makanya, kata dia, harus dikawal bagi camat atau lurah kegiatan tertentu mungkin prioritas tapi bagi wali kota bagi dinas ini belum prioritas.

Sementara itu Camat Beji, Hendar Fradesa menambahkan, pada Musrenbang tahun ini, ada tema pembangunan tahun 2025.

Temanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing daerah. Maka dari itu, dia mengajak seluruh pemangku kebijakan di Kecamatan Beji untuk memperioritaskan usulan pembangunan sesuai dengan kebutuhan wilayahnya.

“Pesan kami kepada stakeholder, untuk memanfaatkan menu wajib dan pilihan sesuai pedoman dan memprioritaskan penyelesaian masalah di lingkungan, serta pengembangan potensi lokal Kecamatan Beji. Musrenbang ini berkaitan erat dengan perencanaan pembangunan di setiap kelurahan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here