Pulang Ngamen, Remaja Berkostum Badut Dibacok Pantatnya oleh Pelaku Tawuran

102
Korban pembancokan pelaku tawuran saat menjalani perawatan di RSUD KiSA Sawangan.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
RS alias Bule, seorang remaja yang sedang mengamen mengenakan kostum badut dilarikan ke rumah sakit usai menjadi salah sasaran saat tawuran di Jalan Baru Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

“Assalamu’alaikum, kak mohon dengan sangat untuk bantu saya up berita ini, jadi kemarin tgl 26 Januari jam 01:30 terjadi tawuran antar kampung,,,tepatnya di Kp Lio Depok Deket Stasiun Depok Baru,” tulis Alrsya, kakak korban dalam ciutannya di media sosial.

“Ya itu adik saya,,,adik saya yang baru balik ngebadut,,terkena salah sasaran,”katanya.

Akibatnya, ada luka sayatan di bagian bokong yang cukup dalam dan jari tengah sebelah kanan syaraf pergerakannya putus.

“Sampai saat ini saya dan keluarga masih GK tau siapa pelakunya karna lebih dari satu orang dan semuanya pakai masker, rumornya pelaku masih tinggal di daerah Setu Rawa Lio,” paparnya.

Saat kejadian, kata dia, adiknya mengalami pendarahan yang cukup banyak.

“Tolong bantuannya biar pelaku cepat ketangkep dan bertanggung jawab, karena biaya rumah sakit gak sedikit, sekarang adik saya dirawat di RSUD Sawangan Depok,” ungkapnya.

Sementara itu di lokasi lain, aparat kepolisian tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok berhasil mengamankan sejumlah remaja yang diduga melalukan tawuran di Jalan Cagar Alam.

Petugas barhasil mengamankan sebanyak tujuh orang remaja yang diduga usai melakukan tawuran ditangkap di daerah Cagar Alam, Pancoran Mas.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Ruchyat mengatakan, para pelaku tawuran berjumlah tujuh orang hasil penyerahan penangkapan tim 3 P Polres Metro Depok masih dalam pemeriksaan tim penyidik Reserse.

“Masih kami mintai keterangan satu persatu para pelaku,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, hasil keterangan sementara para pelaku usai melakukan tawuran lalu berhasil dijaring tim 3P usai ada laporan warga.

“Jadi para kelompok pelaku ini usai tawuran jalan bergerombol, lalu ada warga yang melaporkan ke presisi langsung ditindak lanjuti dan berhasil mengamankan tujuh pelaku termasuk senjata tajam yang sudah dibuang,” tambahnya.

Selain itu, sebelum kejadian itu terjadi, pada Sabtu (27/1/2024) sekitara pukul 23.00 WIB ada laporan korban penganiayan yang viral di media sosial.

“Korban RS alias Bule (17) warga Kampung Lio Pancoran Mas, profesi badut jalanan, terluka parah akibat sabetan senjata tajam nyaris di sekujur tubuh, warga langsung membawa ke rumah sakit,” kata Ruchyat.

Terkait kasus tersebut, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

“Dalam kejadian itu ada empat orang saksi yang sudah dimintai keterangan yakni D, P alias Pepek, N, dan D alias Bo,” tuturnya.

Untuk kronologis kejadian, Ruchyat menyebutkan korban berkostum badut jalanan usai kerja pulang ke rumah dengan berjalan kaki sekitar pukul 01.30 WIB.

“Dalam perjalanan pulang ada sekelompok anak muda sekitar 10 orang datang menyerang sambil membawa senjata tajam celurit. Korban diserang hingga terkapar mengalami luka bacok. Saat itu juga pelaku langsung kabur ke arah underpas Plenongan,” katanya.

Menurut Ruchyat korban sampai saat ini masih dalam perawatan itensi RSUD Sawangan.

“Kami masih mendalami ketujuh pelaku tawuran yang diamankan tim Presisi. Apakah masih ada keterkaitan dalam kasus pembacokan korban atau tidak,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here