Hot News! Pemkot Depok Menang Lagi, PTTUN Tolak Banding Orang Tua Siswa SDN Pocin 1

94
Tampak depan SDN Pondokcina 1 yang saat ini sudah selesai dibangun.

Margonda | jurnaldepok.id
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta menolak upaya banding dari orang tua (Ortu) murid SDN Pondok Cina (Pocin) 1 terhadap Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Dalam persidangan PTUN Jakarta menguatkan putusan PTUN Bandung.

“Menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung Nomor 44/G/TF/2023/PTUN.BDG tanggal 11 September 2023 yang dimohonkan banding,” begitulah bunyi amar putusan dilihat di situs Mahkamah Agung.

Keputusan penolakan gugatan banding wali murid SDN Pocin 1 itu tertuang dalam amar putusan nomor 314/B/TF/2023/PT.TUN.JKT.

Perkara tersebut diputus dalam rapat musyawarah majelis hakim PTTUN Jakarta oleh Hakim Ketua Majelis, Santer Sitorus.

“Menghukum Para Pembanding/Semula Para Penggugat untuk membayar biaya perkara pada kedua tingkat peradilan, yang untuk tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah),” katanya.

Sebelumnya, upaya perlawanan yang dilayangkan para orang tua murid SDN Pocin 1 Kota Depok kandas di persidangan.

Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung menolak gugatan para orang tua SD tersebut terhadap Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang telah dilayangkan pada awal Mei lalu.

Beberapa waktu lalu, orang tua siswa SDN Pondok Cina 1 Kota Depok, secara resmi telah mengajukan banding atas putusan PTUN Bandung yang menolak gugatan para wali murid kepada Wali Kota Depok.

Majelis hakim PTUN Bandung sebelumnya menerima eksepsi wali kota dan menyatakan bahwa gugatan para penggugat prematur.

Orang tua murid SDN Pondok Cina 1 lantas mengajukan gugatan atas perkara tindakan administrasi pemerintah atau tindakan faktual pada Selasa, 2 Mei 2023. Gugatan itu teregistrasi dengan nomor perkara 44/G/TF/2023/PTUN.BDG. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here