Ketua DPRD: Usulan Musrenbang Harus Kreatif dan Inovatif

50
Ketua DPRD Depok foto bersama usai melaksanakan giat musrenbang Limo.

Limo | jurnaldepok.id
Ratusan stakeholder Kelurahan Limo, Rabu (17/01/24) tampak memadati ruang serba guna resort wisata alam The Ubud Lebong Hills di Jalan Pinang 2 RW 15 Kelurahan / Kecamatan Limo, guna mengikuti rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 untuk realisasi anggaran tahun 2025.

Selain diikuti oleh ratusan stakeholder dari 15 RW se Kelurahan Limo, kegiatan Musrenbang juga dihadiri oleh Camat Limo, Sudadih dan Ketua DPRD Kota Depok, H. Tengku Muhammad Yusufsyah Putra serta para narasumber OPD Setda Kota Depok.

Dihadapan para peserta Musrenbang, Camat Limo, Sudadih menyatakan kepuasannya melihat tingginya antusias para stakeholder Limo dalam mengikuti rangkaian kegiatan Musrenbang tahun 2024.

“Saya sudah menghadiri Musrenbang di dua wilayah Kelurahan yakni Kelurahan Limo dan Meruyung, kami melihat antusias para stakeholder begitu tinggi mengikuti kegiatan Musrenbang, ini artinya para stakeholder sangat konsen dalam memperjuangkan perbaikan fasilitas umum dan pemberdayaan warga dilingkungan masing masing,” papar Sudadih.

Sementara Ketua DPRD Kota Depok, HTM. Yusufsyah Putra lagi-lagi mengingatkan kepada para stakeholder untuk lebih kreatif dan inovatif mencari cara dalam memajukan lingkungan dengan mengoptimalkan program pembangunan yang digulirkan oleh Pemerintah yang bersesuaian dengan aspek kehidupan masyarakat di masing masing lingkungan.

“Karakteristik dan pola kehidupan masyarakat tentu tidak sama, oleh sebab itu stakeholder harus lebih jeli dan cerdas memilih program pembangunan yang bersesuaian dengan karakter dan pola kehidupan yang dominan dimasyarakat sehingga penyelenggaraan kegiatan pembangunan akan lebih epektif dan memiliki nilai manfaat maksimal,” ujar Politikus PKS.

Disisi lain, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, H. Abdul Hamid meminta kepada para pengurus lingkungan untuk tidak terlalu khawatir jika usulan tidak masuk dalam skala prioritas.

“Kami akan berupaya keras untuk memperjuangkan realisasi perbaikan fasilitas umum yang diajukan oleh masyarakat, meski tidak terakomodir melalui jalur Musrenbang, kami akan mengupayakan perbaikan fasilitas umum dari jalur lain seperti aspirasi anggota dewan,” tegas H. Abdul Hamid.

Disisi lain, Lurah Limo, Kecamatan Limo, AA. Abdul Khoir berharap semua pengajuan usulan yang masuk prioritas sudah sesuai dengan kondisi riil fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Mudah mudahan perbaikan fasilitas umum yang terakomodir dari program pembangunan Pemerintah dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya warga Kelurahan Limo,” tutup AA. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here