Lomba Menari dan Memanah, Siswa SD Muhammadiyah Juara 2 Tingkat Nasional

76
Kepala SD Muhammadiyah Meruyung berfoto bersama dengan siswa berprestasi.

Laporan: Asti Ediawan
Dua siswa SD Muhammadiyah Meruyung belum lama ini berhasil menorehkan prestasi ditingkat Nasional dengan meraih juara ke 2 pada event lomba tari kreasi daerah Nusantara dan ajang lomba Memanah kategori SD tingkat Nasional.

Keisha Aqila Wijaksono berhasil meraih medali perak pada ajang lomba Tari Kreasi Daerah Nusantara, sementara Novan Omar Ahmadimas memperoleh medali perunggu pada ajang lomba memanah tingkat SD yang diselenggarakan oleh Indonesia Archery School Program (INASP).

Keberhasilan dua siswa SD Muhammadiyah Meruyung pada kontestasi lomba tingkat Nasional disambut baik oleh seluruh jajaran praktisi pendidikan dan para orang tua murid.

Kepala SD Muhammadiyah Meruyung, Ade Irma Gunawan mengaku sengat bersyukur sekaligus bangga atas prestasi yang berhasil diukir oleh Keisha dan Novan seraya berharap keberhasilan ini akan memicu semangat para siswa lainnya untuk bisa mengukir prestasi pada event event lainnya.

“Alhamdulillah keberhasilan Novan dan Keisha menambah pundi pundi prestasi yang ditorehkan oleh siswa siswi kami, meskipun hanya meraih medali perak namun kami sangat bangga atas prestasi ini karena ajang yang diikuti berlevel Nasional yang diikuti oleh puluhan sekolah unggulan dari berbagai daerah,” ungkap Ade Irma Gunawan.

Dikatakannya, selain membuat harum nama sekolah dan Kota Depok, rentetan prestasi yang diraih oleh para siswa ternyata berdampak pada meningkatnya animo masyarakat untuk memasukkan anaknya bersekolah di SD Muhammadiyah Meruyung, hal ini dapat dilihat dari tingginya antusias orang tua mendaftarkan putra putrinya di SD Muhammadiyah Meruyung.

“Selain penyediaan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar yang mumpuni , faktor prestasi juga menjadi sangat mempengaruhi tinggi rendahnya minat masyarakat terhadap sekolah, ini terbukti dalam beberapa tahun belakangan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah Meruyung terus meningkat bahkan kuota penerimaan siswa baru untuk tahun pelajaran 2024 / 2025 disekolah kami sudah terpenuhi,” papar Ade.

Dia menambahkan, meski telah banyak mengukir prestasi diberbagai level, namun pihaknya terus berupaya mengembangkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum dan tingkat peradaban dalam dunia pendidikan.

“Kami akan terus melakukan inovasi dalam penerapan sistem pembelajaran disekolah, bahkan yang terbaru disekolah kami sudah mulai menerapkan ekskul baru yakni Coding Muh. Tahun ini kami sudah mulai menerapkan ekskul baru namanya Coding Muh, yakni pembelajaran tentang cara membuat program animasi yang menggunakan perangkat lunak, ini sudah diterapkan disekolah kami, semua kami terapkan untuk pengayaan ragam ilmu untuk para siswa,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here