Sekda Bersama Dandim 0508/Depok Tinjau Lokasi Langganan Banjir Villa Pamulang, Ini Langkah Yang Diambil

153
Sekretaris Daerah bersama Dandim 0508 Depok saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Villa Pamulang.

Bojongsari | jurnaldepok.id
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri bersama Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Totok Prio Kismanto meninjau lokasi langganan banjir di lingkungan RW 10, 11 dan 12 Perumahan Villa Pamulang, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari.

Dalam kesempatan itu, Supian yang juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berupaya semaksimal mungkin melakukan intervensi anggaran untuk mengatasi banjir di lokasi tersebut.

“Kami bersama Pak Dandim hadir ke sini untuk melihat secara langsung kondisi lapangan. Insya Allah akan kami intervensi melalui anggaran tahun ini dengan melakukan normalisasi Kali Angke dan beberapa perbaikan lainnya,” ujar Supian didampingi Camat Bojongsari, Rijal Farhan, Jumat (12/01/24).

Tak hanya itu, Supian dan rombongan juga meninjau beberapa titik rawan longsor di wilayah tersebut, termasuk jalan penghubung Depok-Tangsel yang terputus karena tergerus longsor.

“Ini harus segera ditangani agar warga merasa nyaman dan aktivitas masyarakat pun kembali berjalan normal,” katanya.

Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Totok Prio Kismanto mengatakan, penanganan permasalahan banjir merupakan arahan langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang pelaksanaannya berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Pengerjaan direncanakan dalam waktu dekat. Kami selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” tandasnya.

Sementara itu Camat Bojongsari, Rijal Farhan menambahkan, pihaknya bersama pemerintah kota serta Kodim 0508/Depok telah mencanangkan aksi bersih di lokasi yang menjadi langganan banjir.

“Untuk aksi bersih Kali Angke ini kami telah rencanakan, Insya Allah dalam waktu dekat kami laksanakan,” jelasnya.

Dikatakan Rijal, Kali Angke yang melintas di sepanjang Komplek Villa Pamulang sebenarnya sudah dilakukan normalisasi beberapa tahun lalu.

Namun, lanjutnya, saat ini kondisi kali dangkal kembali lantaran banyaknya gulma dan sedimen yang masuk ke dalam kali. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here