Belum Tentu Sebagai Calon, Wali Kota Bantah Endorse IBH Sebagai Penerusnya

242
Wali-Wakil Wali Kota Depok saat mengeluarkan jurus pencak silat

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris akhirnya angkat bicara terkait sebuah pantun yang dinilai banyak kalangan sebagai dukungan (endorse) untuk Wakil Wali Kota, Imam Budi Hartono (IBH) pada acara Sosialisasi Pembangunan Kota Depok Tahun 2024, Senin (08/01/24) lalu.

Idris mengatakan, pantun itu ia ciptakan tak lain agar suasana di acara tersebut tidak tegang dan ngantuk.

“Namanya juga pantun, pantun itu penuh dengan canda agar suasana cair, karena saya melihat suasananya tegang banget,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Kamis (11/01/23).

Idris mengatakan, diperlukan suasana rileks untuk membahas dan merencanakan program-program besar di tahun 2024 ini.

“Yang bisa saja kepala dinas merasa tertekan, karena kegiatan-kegiatan fisik di suasana tahun politik. Ini enggak gampang, makanya saya cairkan suasananya, termasuk Pak Wakil karena saya melihat suasanya gimana gitu, mungkin kecapean. Ternyata benar, istrinya kurang sehat saat itu, makanya saya kasih semangat,” paparnya.

Lebih lanjut Idris memastikan, bahwa pantun tersebut tidak ada kaitannya dengan mengendorse IBH untuk jadi penerusnya.

“Enggak ada, semuanya prosedural apalagi saya bukan fungsionaris partai, bukan penentu kebijakan capres atau lainnya, semua terserah partai. Kan belum tentu juga Ia (IBH,red) sebagai calon,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Depok, Mohammad Idris sempat melontarkan pantun di acara Sosialisasi Pembangunan Kota Depok Tahun 2024, Senin (08/01/24) kemarin.

Berikut ini bunyi pantunya:

“Pagi-pagi makan kilil, Siangnya Makan Uli; Sekarang jadi Wakil Semoga Kedepan jadi Wali,” sebutnya.

Sebelumnya, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok secera resmi merilis hasil penjaringan bakal calon wali kota Depok terhadap 3.500 kader PKS.

Hasilnya, nama Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) menempati posisi pertama dan siap menghadapi Kaesang Pangarep di Pilkada Depok 2024.

“Penjaringan bakal calon wali kota kami lakukan sejak Juni lalu dengan melibatkan kader PKS mulai dari ranting, cabang hingga pengurus yang jumlahnya 3.500 orang,” ujar Hermanto, Ketua Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Depok DPD PKS beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, ada tiga nama yang muncul dalam penjaringan tersebut diantaranya nama Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono; Ketua Bidang Kepmudaan DPP PKS, Gamal Albinsaid dan Juru Bicara DPP PKS, M Kholid.

“Dari ketiga nama tersebut memang nama Pak Imam ini paling tinggi yakni mencapai 90 persen,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here