Rampung Dibangun, Stadion Pemuda Limo Diharapkan Mampu Cetak Atlet Sepak Bola Berprestasi

962
Inilah penampakan Stadion Pemuda Limo yang baru saja selesai dibangun.

Limo | jurnaldepok.id
Proyek revitalisasi lapangan sepak bola Pemuda Limo menjadi sarana olah raga dan UMKM disambut baik oleh warga dan segenap pecinta olah raga khususnya olah raga sepak bola dan para pelaku usaha kecil diwilayah Kecamatan Limo.

Ketua Forum Pemuda Limo (FPL), Lukman Hakim berharap kehadiran stadion mini yang dilengkapi bangunan kios UMKM dapat berdampak positif bagi upaya pengembangan prestasi olah raga sepak bola dan bisnis perniagaan yang melibatkan para pelaku usaha kecil.

“Alhamdulillah proyek pengadaan sarana olah raga dan sarana UMKM sudah selesai namun meski demikian kami tetap berharap pada masa perawatan setahun kedepan pihak kontraktor pelaksana tetap memperhatikan kelayakan fasilitas sarana yang telah dibangun baik konstruksi Tribun dan gerai UMKM maupun arena jogging track disisi lapangan sepak bola, ini penting untuk memastikan sarana olah raga dan UMKM ini memiliki daya tahan optimal,” ujar Lukman kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, meski lapangan sepak bola sudah selesai dibangun, namun fasilitas tersebut belum bisa difungsikan mengingat rumput yang beru ditanam belum tumbuh.

“Butuh waktu dua atau tiga bulan lagi lapangan baru bisa dipakai untuk olah raga sepak bola karena sekarang rumput nya belum tumbuh sehingga jika lapangan langsung dipakai kita khawatir akan merusak rumput yang baru ditanam,” imbuhnya.

Disisi lain, Lukman juga meminta kepada kontraktor pelaksana proyek untuk merapihkan tanah dipinggir lapangan terutama urukan tanah dekat pagar disisi barat lapangan karena masih terlihat belum rata.

“Ya, saya melihat tanah dekat pagar dan turap belum rata, itu terlihat sejak urukan tanah disiram hujan lebat, kami berharap itu tanah diratakan dan dipadati lagi agar terlihat rata,” ujarnya.

Sementara pengawas CV. Family Jaya selaku kontraktor pembangunan sarana olah raga dan UMKM Limo, Sitinjak mengatakan akan terus memantau kondisi hasil pekerjaan selama dalam masa perawatan.

“Ya, semua konstruksi yang masuk dalam bagian dari proyek sarana olah raga dan UMKM sudah kami bangun dan proyek ini telah di serah terimakan bahkan sudah resmikan namun memang untuk lapangan ada baiknya jangan difungsikan dulu karena rumput nya belum tumbuh maksimal,” ujar Sitinjak.

Dia juga berjanji akan terus memonitor kondisi proyek sarana olah raga dan UMKM tersebut hingga batas masa perawatan berakhir.

Terpisah, Lurah Limo, Kecamatan Limo, AA. Abdul Khoir meminta kepada warga untuk ikut berpartisipasi menjaga dan merawat sarana olah raga dan UMKM yang telah menyerap anggaran Rp 6,41 miliar.

“Pengadaan sarana olah raga dan UMKM merupakan salah satu kue pembangunan yang tentunya diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat, kami berharap semua elemen masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas olah raga dan UMKM agar memiliki nilai manfaat maksimal baik dibidang pengembangan olah raga sepak bola maupun UMKM di wilayah Limo,” tutup AA. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here