Mendadak Buka Resleting di Depan Pembeli, Tukang Roti Dipukuli Warga

161
Babinsa bersama warga saat meminta keterangan tukang roti.

Sawangan | jurnaldepok.id
CS, seorang pedagang roti keliling dipukuli warga karena membuka resleting di depan seorang anak perempuan di wilayah Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan, bocah perempuan itu hendak membeli dagangan tukang roti tersebut dan melihat tukang roti sedang memperbaiki resletingnya. Lalu bocah tersebut masuk ke dalam rumah dan melaporkannya ke orang tuanya.

Orang tua bocah perempuan itu memukuli tukang roti berinisial CS itu.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Yefta Ruben mengatakan, peristiwa yang menimpa tukang roti itu karena kesalahpahaman hingga terjadi pemukulan.

“Peristiwa itu berawal saat CS keliling jualan roti di Pasir Putih, Sawangan. CS pun dihampiri seorang anak yang hendak membeli roti dagangannya. Pada saat si anak datang untuk membeli roti, kemudian CS membuka resleting celana di depan anak tersebut dengan alasan mau buang air kecil,” katanya.

Melihat CS membuka celana, anak perempuan itu pun ketakutan dan langsung lari ke rumah untuk melaporkan hal tersebut pada orangtuanya.

“Kemudian S datang ke lokasi yang tidak jauh dari rumah dan langsung memukul dan menuduh CS telah berbuat pelecehan,” tuturnya.

Setelah dikonfirmasi dan diminta menjelaskan kejadian yang sebenarnya, anak perempuan itu mengatakan bahwa CS tidak menyentuh bagian tubuh atau menyentuh bagian sensitif dari sang anak.

Yefta mengatakan, persoalan ini telah diselesaikan secara damai oleh orangtua bocah itu dan pedagang roti.

“Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Orang tua anak itu tidak melanjutkan masalah ini,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here