Dipengaruhi Obat Terlarang, Seorang Pemuda Bacok Warga Yang Lagi Makan Ketoprak

80
Aparat kepolisian saat menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku untuk melukai korbannya.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
IS, seorang pemuda yang terpengaruh obat keras melakukan pembacokan kepada lawan tawuran di Jalan Raya Citayam, Depok.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Ruchyat dalam rilis perkara di Mapolsek Pancoran Mas Depok mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban hendak makan ketoprak di Jalan Raya Citayam, sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban yang sedang nongkrong tiba-tiba melihat IS membawa senjata tajam yang diduga dalam pengaruh obat terlarang saat melakukan aksinya.

“Saat melakukan itu ada pengaruh obat-obatan ya, sehingga dia tidak bisa mengontrol dirinya. Merasa terancam, korban langsung berupaya melindungi dirinya dengan memegang sebuah kursi,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, tindakan itu justru disalahartikan oleh IS yang mengira korban menantangnya.

“Akan tetapi miskomunikasi di situ. Seolah pelaku merasa ditantang sama korban, sehingga terjadi cekcok mulut dan akhirnya pelaku melakukan penganiayaan menggunakan pedang, kemudian menghujamkan senjata ke bagian kepala dan telinga sehingga mengakibatkan luka,” katanya.

Akibat pembacokan itu, korban menderita luka robek pada belakang kepala dan telinganya.

“Korban mengalami luka cukup parah, ada luka sekitar lima sampai 10 jahitan di leher belakang telinga sebelah kanan,” je;asnya.

Ruchyat mengatakan, sehari-hari, tersangka bekerja serabutan. Namun, belum bisa dipastikan apakah IS memang anggota suatu geng atau tidak. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here