Proyek Depok Open Space Rampung Dibangun, Berikut Beberapa Fasilitas Serta Penampakannya

234
Terlihat mewah Depok Open Space yang berada di halaman Balai Kota Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Pemerintah Kota Depok, H Dadan Rustandi memastikan proyek pembangunan Depok Open Space (DOS) yang berada persis di pintu masuk Balai Kota Depok telah rampung 100 persen.

“Alhamdulillah pekerjaan sudah rampung 100 persen, tinggal menunggu peresmiannya oleh Pak Wali nanti,” ujar Dadan kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, DOS yang dibangun di depan trotoar Jalan Margonda itu dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti air mancur, tempat bermain anak, perpustakaan mini, ampi teater serta area untuk berekspresi atau panggung.

“Insya Allah peresmian dalam waktu dekat. Ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar,” paparnya.

Sebelumnya Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada wartawan mengatakan, pembangunan DOS dilakukan untuk memenuhi harapan masyarakat yang ingin memiliki ruang berekspresi. Khususnya bagi anak muda dan itu akan sediakan di halaman Balai Kota Depok.

“Kami mohon maaf atas gangguan kenyamanannya pengujung Balai Kota Depok, terutama kepada warga yang selama ini memarkirkan mobil-mobil operasionalnya di halaman Balai Kota Depok,” katanya.

Menurut Idris, Pemkot Depok akan berkoordinasi terkait penataan parkir mobil-mobil operasional tersebut yang parkir di kompleks Balai Kota Depok agar lebih rapi dan tertata.

“Nanti kami koordinasi dengan pihak-pihak tertentu yang memang ada mobil operasional yang parkir di Balai Kota Depok, semua itu agar halaman Balai Kota Depok menjadi lebih bagus lagi,” tuturnya.

Pemkot Depok juga berencana menambah fasilitas jogging track di area Depok Open Space.

“Tahun depan rencananya Depok Open Space dilengkapi lagi dengan fasilitas lainnya seperti pembangunan jogging track dan beberapa kanopi jalan untuk pengunjung,” jelasnya.

Dikatakannya, pembangunan Depok Open Space tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Kota Depok.

“Depok Open Space seperti berbentuk panggung terbuka untuk masyarakat, terutama yang memiliki kemampuan dibidang seni musik. Di samping itu juga disediakan space untuk youth market,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here