Tak Perlu Dicopot, Wali Kota Depok Nilai Kinerja Kepala Dinas Kesehatan Sudah Bagus

116
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris terus memberikan dukungan terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati untuk lebih baik mengatasi stunting.

“Apanya yang dievaluasi, kenapa dicopot?. Udah bagus kok kerjanya. Jangan cuman kesalahan dikit, jangan karena setetes nila merusak susu se kota,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap salah satu vendor penyedia Pemebrian Makanan Tambahan (PMT) di Tapos.

“Karena mereka tidak sanggup menangani sekian puluh ribu rantang, istilahnya, akhirnya mundur juga sebelum dimundurkan, jadi sudah mundur,” jelasnya.

Adapun persoalannya, kata dia, karena vendor tersebut tidak memahami aturan petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan atau Kemenkes.

“Ini harus dipahami ya, kita harus satu persepsi. Ini kan permasalahannya persepsi yang berbeda ya. Seperti ada ungkapan empat sehat lima sempurna gitu, ya itu orang normal,” paparnya.

Dia menambahkan, program pemberian makanan tambahan (PMT) lokal oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok ini adalah makanan tambahan local yang berbeda dengan makanan tambahan untuk dewasa.

“Makan tambahan bukan seperti makanan snack kita, ketika kita lagi rapat skors dapat makanan snack, enggak kayak begitu ukurannya. Ini makanan tambahan lokal,” terangnya.

Idris meminta masyarakat langsung melapor kepada Dinas Kesehatan Kota Depok atau puskesmas setempat, jika makanan yang diterima dirasa tidak memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Imbauan kepada masyarakat semua, kalau ada masukan didapat dari lapangan, laporkan. Jangan difoto yang jelek-jelek kayak begitu seakan-akan makanannya jelek, makanan basi, lalu dilempar ke media,” ungkapnya.

Idris memastikan, setelah menerima laporan tersebut, Pemkot Depok akan langsung memeriksa makanan yang dianggap tidak memenuhi kebutuhan gizi tersebut.

Sebelumnya ada desakan dari Anggota DPRD Depok yang meminta wali kota untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati. Hal itu mencuat setelah polemik PMT yang dinilai DPRD tak layak. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here