Manfaatkan Lahan Tidur di Jalan Juanda, K3D Bakal Launching Food Estate

98
Terlihat sebuah mobil bak saat mengangkut barang di lokasi lahan tidur Jalan Juanda.

Margonda | jurnaldepok.id
Setelah sukses melaksanakan penataan sejumlah kawasan seperti membangun Taman Tematik Kolong flyover di Jalan Arif Rahman Hakim, Penghijauan di Situ Pengarengan, pengadaan Taman Jalan Raya Nusantara, dan penataan Gang Langgar, serta menerapkan program urban farming di Tapos.

Kini Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) bekerjasama dengan warga Gunung Kidul sedang menggarap lahan tidur seluas 2 hektar di seputar Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya untuk dioptimalkan menjadi kawasan Food Estate.

Pendiri Komunitas Kampung Kita Depok (K3D), Sungkowo Pujo Dinomo menyebut munculnya gagasan pengadaan Food Estate berangkat dari rasa keprihatinan terhadap banyaknya lahan tidur di wilayah Kota Depok yang belum dioptimalkan sementara disisi lain kondisi ketahanan pangan masyarakat masih belum sepenuhnya pulih pasca dilanda pandemi Covid 19 selama 2 tahun.

“Kami ingin mengoptimalkan semua potensi guna membantu Pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan masyarakat dengan menanam tanaman produktif berupa sayur mayur, rempah dan buah buahan di hamparan lahan tidur,” ujar Pakde Bowo sapaan akrab Sungkowo Pujo Dinomo kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Pakde Bowo, selain akan ditanami berbagai jenis sayuran dan buah buahan, pihaknya juga bakal mengoptimalkan lahan seluas 20 ribu meter persegi dikawasan Jalan Juanda untuk pengadaan sarana olah raga berupa fasilitas Jogging Track dan Cafe guna menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan food estate.

“Nanti akan kita bangun Jogging Track dan Cafe, tapi itu akan kami laksanakan setelah kawasan terlihat hijau dengan tanaman produktif,” imbuhnya.

Dia menambahkan, rencana penataan seputar Jalan Juanda menjadi kawasan terbuka hijau, mendapat dukungan dari sejumlah instansi diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok yang melakukan pendampingan dan membatu pengadaan bibit tanaman produktif dan PT Tirta Asasta yang menyumbang 3 unit tangki air berkapasitas 5.000 liter air.

Pakde Bowo menambahkan, diatas hamparan lahan food estate selain akan ditanami jenis sayur mayur berupa cabai besar jenis gandewa, cabai keriting jenis gada, cabai kastilo, cabai rawit jenis rawit pelita, rawit rawita, bayam maestro, kangkung Bangkok, caisim tosakan, dan selada grand.

“Insha Allah nanti akan anda akan melihat areal pertanian dengan aktivitas para petani yang sedang menggarap lahan pertanian di tengah kota, kami juga akan membangun green house atau semacam saung saung untuk melengkapi fasilitas dikawasan food estate,” ungkapnya.

Diakhir perbincangan, Pakde Bowo mengatakan akan meminta kesediaan Sekda Kota Depok, Supian Suri untuk melaunching dan meresmikan Food Estate yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Oktober 2023.

“Kami berharap nanti pak Sekda berkenan hadir dan meresmikan Food Estate pada sekitar minggu kedua bulan Oktober, tapi sebelumnya kami akan hijaukan dulu kawasan food estate,” pungkasnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here