Gawat! Dishub Ungkap Sebanyak 2.309 Kendaraan Tak Lolos Uji KIR

189
Salah seorang pegawai saat melakukan proses uji KIR di Dishub Kota Depok.

Cilodong | jurnaldepok.id
Sekitar 2.309 kendaraan dinyatakan tidak lulus KIR di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Depok.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Depok, Hindra Gunawan mengatakan, jumlah kendaraan yang mengikuti uji kir itu sebanyak 9.954 kendaraan.

“Dari jumlah itu, sebanyak 7.645 kendaraan yang lulus uji kir. Sementara, 2.309 kendaraan lainnya dinyatakan tidak lulus,” ujarnya.

Dia menambahkan, uji KIR itu telah dilakukan Dishub Kota Depok selama enam bulan dalam periode Januari sampai Juni 2023.

“Dari 2 Januari sampai 30 Juni yang melakukan uji KIR itu sebanyak 9.954 kendaraan, yang dinyatakan lulus sebanyak 7.645. Kendaraan yang tidak lulus dalam uji kelayakan itu dapat diberikan waktu untuk memperbaiki kerusakan,” paparnya.

Dari 2.309 kendaraan yang tidak lulus itu, kata dia, kemungkinan ada yang sudah lulus dalam uji KIR yang dilakukan pada Juli 2023.

Ia menambahkan, kendaraan yang tidak lulus dalam uji KIR tersebut didominasi kerusakan pada rem.

“Lalu, setiap pemilik kendaraan akan diminta melakukan uji KIR kembali setelah melakukan perbaikan. Dominasinya masih kerusakan pada rem, ada satu hingga banyak faktor yang mempengaruhi kendaraan-kendaraan tak lulus uji. Setiap kendaraan harus melewati proses uji terhadap berbagai komponen,” jelasnya.

Ia mencontohkan, nomor dan kondisi rangka kendaraan bermotor, nomor dan tipe motor penggerak, kondisi tangki bahan bakar, corong pengisi bahan bakar, pipa saluran bahan bakar, kondisi sistem converter kit bagi kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar tekanan tinggi.

Dia menambahkan, pada 2021 jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR di UPT PKB Dishub Kota Depok sebanyak 21 ribuan kendaraan.

Angka itu naik dibanding tahun 2020 yang hanya 20 ribu. Tapi dibanding tahun 2019, angka itu menurun drastis. Pada tahun 2019, jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR sebanyak 29 ribu.

Penurunan itu, kata Indra, terjadi karena menyusutnya jumlah kendaraan penumpang umum, seperti angkutan perkotaan (angkot) dan taxi.

“Seperti diketahui, banyak perusahaan taxi yang gulung tikar. Begitu juga banyak angkot yang tidak lagi beroperasi. IUPT PKB Dishub Kota Depok bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemilik kendaraan yang akan melakukan uji KIR,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here