Jari Manis Karyawan Indomaret Putus Usai Penyelamatan Heroik & Duel Dengan 3 Perampok

225
Aparat kepolisian saat mengamankan pelaku kejahatan yang diamuk massa.

Cimanggis | jurnaldepok.id
Kawanan perampok diamuk massa saat kepergok warga usai gagal beraksi merampok di minimarket Gas Alam, Kecamatan Cimanggis. Video kejadian perampokan hingga penangkapan para terduga pelaku beredar di media sosial.

Bahkan satu pelaku berhasil diamankan warga saat kabur naik melalui genteng rumah warga. Warga juga merusak dua unit kendaraan roda dua milik para pelaku.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso mengatakan, peristiwa kasus pencurian kekerasan terjadi di minimarket Gas Alam 2 Cimanggis, sekitar pukul 22.30 WIB. Para pelaku berjumlah tiga orang masuk ke dalam toko sesaat pegawai toko sudah tutup.

“Pelaku masuk ke dalam toko sesaat sudah tutup. Sambil menodongkan senjata tajam ke arah pegawai menunjukan brankas dan mencoba mengambil uang hasil penjualan dalam brankas,” ujarnya, kemarin.

Saat melakukan aksinya, kata dia, namun mendapatkan perlawanan dari pegawai minimarket.

“Korban yang diancam pelaku menggunakan senjata tajam berbalik melawan yakni dua lawan tiga sampai akhirnya pelaku kalah. Lalu korban berteriak sehingga warga bedatangan. Karena kalah, pelaku berusaha melarikan diri, tapi karena massa sudah ramai mendengar teriakan korban berhasil ditangkap dan jadi bulan-bulan massa hingga babak belur,” katanya.

Sementara itu, dua pegawai minimarket, Totok dan Ridwan mengalami luka cukup parah akibat melawan para pelaku.

“Korban yakni Totok Dwipa warga Sukmajaya, alami luka sobek di jari manis dan kelingking. Sementara Ridwan Kurniawan warga Jatijajar Tapos, terluka di jari manis tangan kiri hingga putus ditebas senjata tajam oleh pelaku saat duel,” jelasnya.

Sedangkan para pelaku yang babak belur ditangkap warga yakni E dan A kini masih perawatan rumah sakit Sentra Medika, Jalan Raya Bogor, Cimanggis.

“Sedangkan seorang rekannya D berhasil kabur dari kepungkan warga yang saat akan mencoba menangkap,” tuturnya.

Dari kejadian ini, anggota berhasil menyita uang tunai sekitar Rp 9 juta dari isi brankas dan 62 bungkus rokok berbagai merek disita anggota untuk proses penyelidikan.

“Selain uang tunai dan puluhan rokok, juga ada dua unit motor Honda Beat dan Motor V-Xion tidak berplat nomor milik pelaku sengaja tidak dipasang diduga untuk dapat menghilangkan jejak,” katanya.

Kedua pelaku dikenakan pasal 365 KUHP Pencurian kekerasan dengan ancaman pidana diatas 10 tahun penjara dan saksi yang sudah dimintai keterangan satu orang warga sekitar. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here