Sirkuit Diubah, Pemohon SIM Alami Peningkatan dan Mengaku Lebih Mudah

120
Inilah wajah baru sirkuit pembuatan SIM di Polres Metro Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Jumlah pemohon surat izin mengemudi (SIM) mulai mengalami peningkatan. Kondisi itu juga terjadi di wilayah hukum Polres Metro Depok.

Kanit Regident Polres Metro Depok, AKP Narendra Rian Agusta kepada wartawan mengatakan, ada beberapa faktor jumlah pemohon SIM mengalami lonjakan. Salah satunya terkait dengan uji praktik yang dianggap jauh lebih mudah.

Sebagaiaman diketahui, Polri telah mengubah lintasan untuk ujian praktik SIM C atau roda dua. Lintasan yang semula berbentuk angka 8, kini diubah menjadi sirkuit berbentuk huruf S tak ada lagi zig zag.

“Perubahan ini serentak dilakukan se Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polres Metro Depok. Adapun lintasan yang kini menjadi sirkuit itu mengakomodasi empat materi ujian praktik. Terkait ujian yang dulu lintasannya membentuk angka 8, sekarang digantikan dengan uji membentuk huruf S,” katanya.

Lalu, lanjutnya, ukuran lintasan diperlebar yang semula 1,5 kali lebar kendaraan kini menjadi 2,5 kali dari lebar kendaraan.

Rian mengklaim, bahwa dengan penerapan baru ini pemohon jadi lebih mudah ketika ujian praktik.

“Kami bersykur masyarakat sangat gembira melihat bagaimana Polri merespon keluhan yang ada di tengah masyarakat, yang utamanya adalah perihal proses penerbitan SIM,” katanya.

Kendati dianggap lebih mudah, kata dia, namun tentu saja kemampuan pemohon SIM tetap menjadi pertimbangan untuk kelulusan.

“Kompetensi pemohon tetap dinilai oleh petugas saat praktik. Diantaranya uji pengereman atau keseimbangan, cara berbalik arah, uji keterampilan huruf S serta uji reaksi rem menghindar,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, uji praktik SIM untuk kendaraan roda dua ini dibuat layaknya berkendara di jalan umum.

“Jika pemohon tak lulus, polisi menyiapkan latihan khusus pada hari Minggu. Itu tidak dipungut biaya, alias gratis. Apabila masih ragu, kami selalu membuka diri untuk masyarakat yang ingin berlatih sebelum melakukan permohonan SIM,” terangnya.

Ia menambahkan, sejak kebijakan ini berlaku, jumlah pemohon SIM di Polres Metro Depok mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari banyaknya animo para pemohon yang datang untuk membuat SIM.

“Mereka rata-rata mengakui, bahwa cara seperti ini jauh lebih mudah dan masuk akal, ketimbang sebelumnya,” tukasnya.

Sementara itu salah satu pemohon SIM C, Nisa mengaku jalur angka delapan lebih sulit.

“Kalau yang S ini lebih mudah. Yang sekarang lebih mudah lintasannya. Terimakasih Pak Kapolri sudah membuat kebijakan yang memperhatikan aspirasi warga,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here