TPS Liar Limo Terbakar, Warga Sekitar Panik Saat Api Membesar dan Kondisi Mencekam

306
Kobaran api saat membakar TPS liar di kawasan Limo

Limo | jurnaldepok.id
Peristiwa kebakaran yang terjadi di tempat pembuangan sampah (TPS) liar dekat lapangan sepak bola Pemuda Limo pada Jumat malam (11/08/23) sempat membuat panik warga dan para pengguna jalan yang melintas diruas jalan raya Limo, pasalnya kobaran api yang membakar material sampah terlihat sangat besar dan kepulan asap yang membubung tinggi membuat suasana terasa mencekam.

Sejumlah saksi mata mengaku sempat ikut panik saat melihat besarnya kobaran api yang muncul dari lokasi tempat pembuangan sampah dan seketika itu pula warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

“Kebetulan saat terjadi kebakaran di hamparan area tempat pembuangan sampah (TPS) itu, kami sedang melaksanakan pengajian rutin bulanan FPL di lapangan sepak bola Pemuda Limo, awalnya kami pikir api tidak terlalu besar tapi lama kelamaan gumpalan asap makin membubung dan kobaran api semakin besar, makanya seketika itu juga kami mendatangi lokasi tempat kebakaran dan mencoba untuk memadamkan api dengan alat seadanya namun api tak bisa dipadamkan karena kobaran api sudah membesar,” papar Naumar Hadi salah satu tokoh masyarakat kampung Lebong Limo.

Pernyataan senada disampaikan oleh Ketua Forum Pemuda Limo (FPL), Lukman Hakim yang juga berada tidak jauh dari lokasi tempat kejadian kebakaran.

“Kebakaran mulai terlihat pada sekitar pukul 21. 00 wib dan kami langsung menghubungi unit pemadam kebakaran dan sebagian warga mencoba memadamkan api, tak lama kemudian datang beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari UPT Damkar Cinere yang disusul oleh armada Damkar Cipayung dan Bojongsari, walhasil setelah beberapa jam bergelut dengan kobaran api, para petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api,” ujar Lukman kepada Jurnal Depok, kemarin.

Lukman menyebut, peristiwa kebakaran di area tempat pembuangan sampah (TPS) liar di depan Kantor Samsat Cinere itu bukan kali pertama terjadi sebab lanjut dia peristiwa serupa sempat terjadi beberapa waktu lalu namun tidak sebesar kebakaran yang terjadi pada Jumat malam (11/8).

“Kami enggak tahu penyebab kebakaran yang begitu dahsyat, kami hanya melihat tiba tiba muncul kobaran api dari area tempat pembuangan sampah, dan kami langsung merangsek kelokasi untuk memadamkan api dengan alat seadanya namun api keburu membesar dan sulit dipadamkan sehingga kami langsung menelpon unit pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Dikatakan Lukman, api baru bisa dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran menurunkan 8 unit armada pemadam kebakaran.

Terpisah, Arifin salah satu warga kampung lebong mengaku sempat khawatir kobaran api akan merambat hingga ke permukiman warga lantaran pada saat itu tiupan angin cukup kencang yang dapat mempercepat rambatan api di area sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Suasana sangat mencekam, karena kobaran api cukup besar dan tiupan angin kencang, kami khawatir api menjalar ke permukiman warga,” tukas Arifin.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun peristiwa kebakaran yang terjadi di dekat lapangan sepak bola Pemuda Limo sempat membuat macet arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Limo. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here