Anak Bunuh Ibu Kandung di Tapos Motifnya Sakit Hati, Ngaku Kerap Dimarahin Sejak SD

285
Inilah seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya saat diamankan pihak kepolisian.

Cimanggis | jurnaldepok.id
RA, seorang pemuda menyesali perbuatannya yang telah membunuh ibu kandungnya SW dan menganiaya bapaknya hingga terluka.

Dihadapan media saat gelar perkara di Polsek Cimanggis, RA mengaku menyesal atas perbuatannya dan meminta maaf.

“Saya sangat menyesal atas apa yang sudah saya lakukan kepada ibu saya,” ucapnya.

Dia juga meminta maaf kepada sang ayah. Diketahui, selain membunuh ibunya, RA juga menganiaya ayahnya BA hingga terluka.

“Kepada ayah saya, saya juga minta maaf. Maafkan saya, saya tidak bisa membendung emosi saya,” katanya.

RA mengaku membunuh ibu dan melukai ayahnya karena sakit hati atas kata-kata mereka. Dia juga kerap dimarahi sejak masih duduk di bangku SD.

“Saya menaruh sakit hati, saya menaruh kebencian. Saya setiap harinya menangis, tapi harus pura-pura kuat,” jelasnya.

Sementara itu, kepada polisi, RA mengaku tak menggelapkan uang perusahaan keluarga. Ia menyebut ada perusahaan yang telat membayar produk dari perusahaan ayahnya.

“Kalau dari tersangka, tidak menggelapkan uang. Memang ada pembayaran yang delay sehingga ada permasalahan dari customer yang belum terbayar,” jelasnya.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso kepada wartawan mengatakan, RA terbukti bersalah membacok orang tuanya hingga menyebabkan ibundanya, SW tewas dan ayahnya, BA luka di rumahnya di kawasan Sukamaju Baru, Tapos.

“Jadi kami sudah tetapkan, dari penyidik hasil olah TKP, pengumpulan barang bukti maupun alat bukti dari penyidik Polsek Cimanggis menetapkan saudara RA sebagai tersangka dalam kasus tersebut,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (10/08/23) satu keluarga ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di Kawasan Sukamaju Baru, Tapos. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here