Gawat! Sekeluarga Bersimbah Darah, Polisi Menduga Aksi Pembunuhan Dilakukan Orang Terdekat

300
ilustrasi

Tapos | jurnaldepok.id
Satu keluarga, Kamis (10/08/23) ditemukan bersimbah darah di rumahnya di kawasan Jalan Bakti Abri, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos.

Dalam peristiwa itu, SW ditemukan tewas dengan luka bacokan di leher dan korban luka RZ yang merupakan anak dari SW. Sementara MN suami SW yang merupakan ayah dari RZ juga mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun persitiwa pembunuhan tersebut berawal sekira pukul 09.45 WIB.

Saksi, Nandhiko Wahyu Mukti datang ke gudang limbah kardus dengan tujuan ingin membeli limbah dan bertemu dengan anak-anak MN yakni RZ. RZ lalu meminta agar Nandiko berhubungan langsung dengan ayahnya dalam urusan jual beli tersebut.

RZ kemudian meninggalkan Nandiko menuju ke rumahnya. Tak lama kemudian datang MN ayah dari RZ yang juga pemilik gudang limbah kertas masuk ke dalam gudang dan mengecek kondisi gudang.

Tak lama kemudian MN pun keluar dari gudang. Namun beberapa saat kemudian saksi Nandiko mendengar suara minta tolong dari arah rumah RZ.

Nandiko kemudian bersama saksi lainnya, Achimad Fauzan dan sejumlah karyawan gudang bersama-sama menuju rumah RZ yang tak jauh dari gudang di mana menjadi sumber teriakan minta tolong.

Nandiko selanjutnya mendobrak pintu kamar yang dalam kondisi terkunci, dan ketika terbuka di dalam kamar ada MN dan RZ sudah tergeletak bersimbah darah. Warga juga mendapati SW juga sudah terkapar di lantai.

Warga mendapati MN mengalami luka dibagian tangan, sementara SW sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka bacok di bagian leher.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso kepada wartawan mengatakan, ditemukan mayat seorang perempuan (SW) dalam rumah itu.

Ia menyebutkan, penemuan jenazah SW bermula saat warga sekitar mendengar cekcok dari kediaman korban sekitar pukul 09.30 WIB.

“Warga lantas mencoba untuk masuk ke rumah SW. Namun rumah tersebut terkunci. Menurut Arief, warga akhirnya mendobrak pintu kediaman SW agar mereka bisa masuk. Warga kemudian menemukan jenazah SW di bagian dapur kediamannya,” jelasnya.

Warga, kata dia, mengecek ke belakang atau dapur, dan ditemukan seorang perempuan, yaitu SW dari yang punya rumah tersebut dalam keadaan tewas.

Dia menambahkan, selain menemukan jenazah SW, warga juga menemukan dua orang lain dalam keadaan terluka. MN dan RZ ditemukan dalam keadaan terluka akibat benda senjata tajam.

“Ayah dan anaknya di dalam kamar dalam kondisi terluka. Keduanya dievakuasi ke RS Sentra Medika di Depok,” tuturnya.

Sementara ini, polisi menduga RZ merupakan pihak yang membunuh ibunya dan melukai ayahnya. Namun, kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait dugaan tersebut. Kini, RZ masih berstatus sebagai terduga pelaku.

“Kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, tapi untuk sementara (terduga pelaku) mengarah ke anaknya,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here