176 Koperasi Dinyatakan Sehat, Pemkot Tak Miliki Wewenang Bubarin Koperasi Yang Sakit

70
Wali Kota Depok didampingi Ketua DPRD, Sekda dan Dekopinda saat memberikan penghargaan kepada koperasi yang sehat.

Sawangan | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok terus melakukan pembinaan kepada ratusan koperasi yang ada di Depok agar tumbuh dengan sehat. Saat ini, dari sekitar 400 koperasi yang tercatat di Depok, 176 dinyatakan masuk dalam kategori sehat.

“Pembinaan ini merupakan salah satu keberpihakan kami terhadap koperasi agar menjadi koperasi yang sehat dan memenuhi syarat. Makanya kami adakan penilaian atau lomba bagi koperasi sehat setiap tahunnya,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai membuka Pekan Koperasi Kota Depok 2023 di Pasar Rakyat Sawangan, Rabu (19/07/23).

Ia menambahkan, koperasi yang masuk kategori tidak sehat, tidak bisa langsung dibubarkan melainkan akan dilakukan pembinaan secara massif.

“Jika terjadi penyimpangan yang dahsyat (admistrasi dan lainnya,red) akan dibina, karena kami kan enggak bisa membubarkan koperasi, semua itu nanti dari pusat. Alhamdulillah untuk ASN koperasinya jalan yakni Decomart,” paparnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikhro (DKUM) Pemerintah Kota Depok, Dede Hidayat menandaskan, pihaknya selama ini terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang ada di Depok.

“Karena di kami memiliki bidang khusus yang menangani koperasi, kami lakukan pembinaan secara berkala agar koperasi tumbuh sehat. Koperasi yang masuk kategori tidak sehat bisa dilihat dari admistrasi, keuangan hingga keanggotaannya yang tidak aktif,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Dekopinda Kota Depok, HM Teguh Prajitno mengatakan, di era kepemimpinan Wali Kota Depok, Mohammad Idris pihaknya diberikan perhatian lebih oleh pemerintah terhadap eksistensi koperasi di Depok.

“Kami mitra DKUM memiliki komitmen untuk maju bersama-sama, baik dari sisi kesehatan koperasi maupun nilainya. Kami juga berterima kasih keterlibatan beberapa OPD yang juga mendorong keberadaan koperasi agar tetap sehat,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Kota Depok juga concern terhadap bantuan-bantuan dan perhatian untuk koperasi.

“Alhamdulillah, pasca gempuran Covid 19 koperasi di Depok tetap eksis. Catatan kami ada 155 koperasi yang aktif, eksis dan kelembagaannya sehat. Koperasi ditargetkan pada 2045 itu akan menjadi pilar ekonomi bangsa untuk menghadai Indonesia Emas,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu tiga koperasi yang masuk kategori sehat juga mendapatkan penghargaan. Tiga koperasi tersebut diantaranya Koperasi Attaufik, Koperasi Teratai Mandiri dan Koperasi Muamalah Mandiri. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here