TPA Cipayung Sudah Penuh, Pemkot Depok Masih Nantikan Operasioanal Nambo

96
Terlihat gunungan sampah menumpuk di TPA Cipayung

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok masih menunggu waktu pengoperasian Tempat Pemrosesan dan Pembuangan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo di Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Abdul Rahman mengatakan, sejak tiga tahun lalu, jajarannya sudah siap mengirimkan sampah ke TPPAS Lulut-Nambo

“Kami sudah siap mengirimkan sampah ke TPPAS Lulut-Nambo. Bahkan, sejak tiga tahun lalu, Pemkot Depok sudah menganggarkan untuk pembuangan ke TPPAS Lulut-Nambo,” ujarnya.

Dia menambahkan, personel hingga transportasi itu disiapkan sejak tiga tahun lalu. Akan tetapi, TPPAS Lulut-Nambo belum juga bisa dioperasikan.

“Jadi penganggaran, sumber daya manusia, armada, bahkan sampai transportasi sudah kami anggarkan. Itu kan bentuk kesiapan kami,” katanya.

Dia menambahkan, DLHK Kota Depok setidaknya bisa mengirimkan 750 ton sampah per hari ke TPPAS Lulut-Nambo.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR, memutuskan, Kota Depok mendapatkan fasilitas pengolahan sampah atau yang dibilang TPST.

Dia menambahkan, instalasi pengolahan sampah di TPA Cipayung baru akan dibangun tahun depan.

“Pembangunan TPST diperkirakan sampai dengan satu tahun dan 2025 harapan kami semua bisa beroperasi,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here