Fondasi Mulai Berguguran, Jembatan Tiga Putra di Meruyung Terancam Ambruk

180
Terlihat fondasi jembatan mulai berguguran.

Limo | jurnaldepok.id
Kerusakan parah konstruksi jembatan Tiga Putra di wilayah RT 03/04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo menjadi sorotan sejumlah kalangan pasalnya selain berpotensi membahayakan para pengguna jalan, guguran material pondasi jembatan yang rusak juga dapat memicu terjadinya pendangkalan bidang kali.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry mengaku telah sejak lama melaporkan prihal kerusakan jembatan tersebut bahkan kata dia laporan itu sudah direspon oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), namun sayangnya hingga saat ini belum juga ada pengerjaan perbaikan sementara disisi lain kerusakan jembatan semakin parah dan dapat menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan.

“Pada tanggal 28 Maret 2023 telah dilakukan pengukuran dari PUPR dan pihak Kelurahan kemudian pada tanggal 10 April 2023 ditindak lanjuti dengan kegiatan pengecekan kualitas tanah, rangkaian kegiatan itu merupakan bagian dari proses realisasi perbaikan, semula kami mengira proses pengecekan kualitas tanah langsung dilanjutkan dengan pengerjaan perbaikan konstruksi jembatan tapi nyatanya sudah lebih dari dua bulan pekerjaan perbaikan belum juga dilaksanakan,” ujar Supian Derry, kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Derry, percepatan pelaksanan perbaikan jembatan mutlak diperlukan mengingat kerusakan bagian pondasi jembatan semakin parah hal itu dapat dilihat dari posisi permukaan jembatan yang semakin turun.

Ungkapan senada disampaikan oleh Joko Santoso salah satu warga setempat. Dikatakan Joko, meningkatnya curah hujan pada kurun waktu sebulan terakhir membuat debit air yang melintas dibawah jembatan semakin tinggi dan dapat memperparah kerusakan pondasi jembatan.

“Perlu dicatat bahwa di bagian hilir jembatan ada penyempitan saluran sehingga saat intensitas hujan meninggi, air akan berbalik dan meluap ke bidang jalan di kawasan seputar jembatan, hal ini akan mempercepat proses kerusakan konstruksi jembatan, walhasil kami berharap kepada Pemerintah atau Dinas terkait untuk segera memulai pekerjaan perbaikan jembatan Tiga Putra dan melaksanakan normalisasi kawah kali di bagian hilir sebagai solusi mengurangi potensi banjir,” papar Joko Santoso.

Dia menambahkan, upaya menuntaskan permasalahan banjir dikawasan sejajar kali Gondang di wilayah Meruyung bisa epektif jika pembenahan kawasan seputar kali dilakukan secara menyeluruh mulai dari bagian hulu hingga hilir, bilamana itu tak dilakukan maka jangan berharap kawasan seputar kali dapat terbebas dari banjir.

“Jika bagian hulu saja yang dibenahi, maka banjir akan tetap terjadi oleh sebab itu kami meminta kepada bidang SDA Dinas PUPR Kota Depok agar segera menuntaskan permasalahan banjir di sejajar aliran air kali Gondang di wilayah Meruyung,” pungkas Joko. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here