Lagi, Belasan Kambing Dipotong di Kandang dan Hanya Disisakan Jeroannya Saja

4581
Misnih, pemilik belasan ekor kambing yang dicuri dengan cara menyembelihnya di kandang hanya bisa pasrah ketika melihat hewan peliharaannya raib.

Bojongsari | jurnaldepok.id
Pelaku pencurian kambing dengan modus meninggalkan jeroan di kandangnya kembali beraksi. Kali ini pelaku beraksi di RT 03/07 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. Pelaku berhasil mencuri sekitar 11 ekor kambing dengan mensisakan jeroannya.

Pemilik kambing, Misnih kepada wartawan mengatakan, aksi pencurian terjadi saat keponakannya, Endang akan memberikan makan ke kambingnya di dalam kandang.

“Hewan ternak sebanyak 11 ekor hanya disisain jeroan di dalam kadang. Keponakan saya Endang itu lagi mau kasih makan, melihat ke kandang sudah tidak ada kambingnya. Malah banyak bercecer bercak darah dan isi jeroanya ada di dalam kandang,” ujarnya.

Misnih mengungkapkan, diperkirakan pencuri kambing yang dirawat oleh keponakannya itu dicuri sekitar pukul 04.00 WIB.

“Sebelum kejadian anak-anak pada bergadang hingga jelang subuh, tapi tidak ada suara aneh. Seperti disirep gitu, kita semua yang ada disini termasuk anak-anak sini begedang tidak tahu atau mendengar suara-suara aneh,” katanya.

Mengetahui semua kambing yang ada di dalam kendang telah dicuri, Misnih mengatakan keponakannya hanya bisa bersedih dan meneteskan air mata.

“Sehari-hari dirawat sama keponakan saya, ada 11 ekor kambing betina dan dua ekor lagi anakan total ada 13, semunnya dicuri tanpa sisa membuat keponakan saya itu syok jadinya sampai menangis,” tuturnya.

Sementara itu Reni mengungkapkan, akhir-akhir ini di lingkungan tempat tinggalnya sering kejadian pencurian.

“Baru tadi ini pelaku mencuri 13 ekor kambing dua diantaranya masih anak,” tandasnya.

Di tempat kandangnya, Endang beberapa bulan sebelumnya juga pernah kecurian satu ekor kambing bandot dicuri .

“Lalu pagi ini semua kambingnya dicuri dengan pelaku menyisakan jeroanya saja,” ucapnya.

Menurut Reni, tidak hanya kambing yang dicuri, tapi dua minggu sebelumnya juga pernah ada percobaan pencurian motor milik tetangganya sendiri.

“Motor Honda Scoopy milik Ibu Sari sempat dicuri dari rumahnya. Tapi beruntung motor yang mau dicuri pelaku tidak bisa hidup meski sudah dirusak kunci motornya menggunakan kunci palsu akhirnya pelaku meninggalkan motor korban di pinggir jalan,” tuturnya.

Dalam kejadian ini, lanjut Reni, berharap kepada pihak kepolisian agar meningkatkan pengamanan dengan sering lakukan patroli ke daerah perkampungan.

“Karena kami lokasi perbatasan dengan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, akhir-akhir ini sering kejadian pencurian,”katanya.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi Maulana menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan korban.

“Kegiatan dalam penyelidikan untuk menemukan saksi dan petunjuk lain,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here