Mobil Dinas Kadisdukcapil Dilempari Kerikil di Jalan Tol Tepatnya Wilayah RW 06 Cisalak

156
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Mobil yang ditumpangi oleh Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayati dilempari batu dan tanah saat melintas di Jalan Tol Cinere Jagorawi.

Video kejadian aksi pelemparan batu dan tanah sempat beredar di media sosial.

“Dilempari batu dan tanah min, dekat pintu keluar Cisalak Tol Cijago, oleh anak-anak yang tidak dikenal,”kata Ani melalui IG @ainiwidyawati.

Nuraeni mengatakan, peristiwa yang dialaminya berawal ketika mobil warna hitam yang sedang dikemudikan anaknya tiba-tiba mendapatkan lemparan benda berbahan keras mengenai kaca mobil depan.

“Kami lagi keluar tol pintu gerbang Cisalak, tiba-tiba ada sesuatu benda seperti gumpalan tanah merah dilempar dari luar mengenai kaca mobil depan sampai terdengar bunyik keras brak,” katanya.

Dia menambahkan, anak laki-lakinya langsung turun dari mobil setelah pelemparan ke kaca mobilnya mencoba mengejar pelaku.

“Anak saya sampai ngejar gerombolan anak-anak remaja seperti usia anak SMP berada di lokasi agak tinggi masuk ke dalam lingkungan RW 06 Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, namun tidak tertangkap,” ujarnya.

Barang bukti bekas lemparan tanah banyak batu-batu kepingan keramik membuat kaca depan mobil mengalami baret.

Informasi dari pihak pengelola tol setempat di lokasi yang sama, sudah ada tiga kali kejadian serupa bahkan ada sampai kaca mobil pengendara lain sampai pecah akibat dari tangan-tangan jahil anak-anak tidak bertanggung jawab melempar gumpalan tanah ke bawah (pintu keluar tol) sehingga dapat membahayakan pengemudi.

Sementara itu Nuraeni mencoba mencari informasi di sekitar lokasi kejadian, menurut warga setempat diduga anak-anak tanggung sekolah SMP bukan warga setempat tapi orang luar.

“Ada yang lihat warga sekitar montir cat mobil, ia lihat gerombolan anak-anak berlarian seperti ketakutan sedang dikejar orang. Menurut warga itu bukan anak sana tapi orang luar,” paparnya.

Kejadian yang menimpanya, lanjut Nuraeni, sudah melaporkan ke pejabat camat setempat untuk dapat ditindak lanjuti.

“Sudah pernah dipatroli pihak Jasa Marga tapi selalu lolos terus. Jika bisa dipasang kamera CCTV oleh pihak kepolisian setempat untuk memudahkan pihak Jasa Marga menangkap pelaku karena aksinya ini dapat membahayakan dan membuat kecelakaan,” tukasnya.

Dirinya sempat memviralkan ke akun @Depok24jam agar pelaku dapat segera ditangkap dan menjadi efek jera.

Dia meminta kepada pihak pengelola tol dan lurah Cisalak untuk memonitor anak anak di RW 06 Kelurahan Cisalak agar tidak terjadi kembali. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here