Tidak Ada Lagi Jamban & Miliki Perda KTR, Depok Masuk Kategori Tertinggi Kota Sehat

129
Mohammad Idris

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Depok saat ini termasuk dalam kategori kota sehat tertinggi karena dimana-mana sudah terdapat tempat berobat. Dimana, hampir di tiap kelurahan sudah ada klinik dan Kota Depok sudah bebas dari aktivitas Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan.

Pernyataan itu dikatakan Idris saat meresmikan tempat praktik bersama Mardhiyah Medical Clinic, Jalan Boulevard GDC Kelurahan. Kalibaru Kecamatan. Cilodong.

“Kota Depok sekarang, Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Depok sekarang bebas dari asap rokok, dimana kawasan tanpa rokok untuk kelurahan di Kota Depok.

“ini menjadi perhatian Lurah nya, kalau sudah bebas daerah asap rokok, Lurah nya jangan merokok,” katanya.

Ia mengatakan, hadirnya Mardhiyah Medical Clinik diharapkan dapat membantu masyarakat mengenai kesehatan di wilayah.

Penanggung Jawab Mardhiyah Medical Clinic, dr Rizki Nirwandhi mengatakan, awalnya pihaknya mengawali praktik dokter umum saja, namun saat ini dikembangkan setelah mengurus proses perijinan.

“Akhirnya kami buka praktik bersama dengan beberapa pelayanan seperti ada poli umum, dokter umum ada dua, dokter gigi nya ada satu, satu bidan dan ada pelayanan laboratorium dan instalasi farmasi,”katanya.

Rizki menambahkan, di Mardhiyah Medical Clinic untuk biaya konsultasi dokter digratiskan, sementara untuk obat harus bayar.

“Saat ini Mardhiyah Medical Clinic belum ada kerja sama dengan BPJS Kesehatan, nantinya kami akan bekerja sama dengannya karena cakupan masyarakat lebih luas. Kami memiliki motto ‘Jangan Datang Lagi Kesini Cukup Sekali Saja Ketemu di Mardhiyah Medical Clinic,” ungkapnya.

Pemilik dari Mardhiyah Medical Clinic, Siti Zubaedah berharap, mudah-mudahan amanah dalam memberikan pelayanan dan bekerja keras, klinik ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan menjadikan pelayanan utama.

“Dengan adanya Mardhiyah Medical Clinic menjadikan peluang bagi orang-orang sekeliling kita yang mau bekerja, kami berharap kedua anak kami bekerja keras karena mereka harus menggaji karyawannya,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here