Pelaku Penyerangan Belum Tertangkap, Pengelola Warkop Masih Alami Trauma

179
ilustrasi

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Pengelola warung kopi yang menjadi korban penyerangan Orang Tidak Dikenal masih trauma pasca kejadian dikarenakan hingga kini para pelaku belum berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian.

“Ada rasa trauma juga dan khawatir jika kalau pelaku datang lagi. Berselang beberapa jam setelah kejadian tepatnya pukul 03.00 WIB sempat lihat dari dalam warung ada motor berhenti dan terdengar suara grek sekali, dikira pelaku datang lagi tapi ternyata tidak,” kata Pengelola Warung Kopi Numaini, Yudi, kemarin.

Dikatakannya, para orban yang terluka telah melapor ke Polsek Sukmajaya pada, Selasa (06/06/23).

“Korban kebetulan memang pelanggan tetap kami. Paling tidak kepada polisi dapat ditingkatkan pengamanan dengan patroli di Jalan KSU supaya lebih aman,” paparnya.

Yudi berharap, aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku sehingga tidak membuat kejadian serupa dan dialami oleh korban lainnya.

Sementara itu pedagang warung kelontong, Tri mengatakan, aksi kejahatan begal dan pencurian dalam beberapa waktu belakangan ini di daerah KSU Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, sedang marak.

“Korban tetangga juga, pelaku bermotor mencoba menjambret tas tapi sempat dilawan tarik-tarikan hingga pelaku tidak berhasil mengambil tas korban,” tandasnya.

Kejadian lain motor temen anaknya baru ditinggal parkir sebentar di jalan tidak lama hilang digondol maling.

“Hanya beberapa ruko saja dari tempat saya berjualan ada rasa cukup was-was juga. Dari rasa kekhawatiran itu sekarag buka warung tidak berani sampai malam-malam karena bahaya,” tuturnya.

Sebelumnya, aksi serupa juga pernah dialami Rinaldi Azis karyawan swasta mencoba melawan pebegal saat meminta HP di saat korban sedang minum kopi di warung kopi Jalan Raden Sanim (depan Ruko Berlian 9), Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota pada (25/05/23) subuh.

Korban yang melawan, terluka bacok senjata tajam pelaku. Namun beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan dan HP miliknya dapat diselamatkan.

Berjalan beberapa bulan, kasus pembegalan yang menimpa korban sampai saat ini belum terungkap.

Sampai berita ini diturunkan, terkait kasus perampokan yang terjadi di Warung Kopi Numain belum ada satu polisi yang berhasil dikonfirmasi. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here