Hujan Deras Sebabkan Turap Ambrol dan Rumah Warga Kebanjiran, Ini Lokasinya

141
Satgas PUPR saat melakukan perbaikan terhadap turap yang jebol

Cilodong | jurnaldepok.id
Hujan yang mengguyur Kota Depok dan sekitarnya menyebabkan turap di Jalan Kampung Kali Baru, Cilodong, ambrol dan menyebabkan banjir. Dalam video rekaman yang diunggah, tampak air kali di dekat rumah warga tersebut meluap sampai ke jalan lingkungan.

Pemilik rumah, Madih kepada wartawan mengatakan, saat kejadian dia bersama cucunya tengah berada di teras rumahnya yang menghadap ke kali.

Saat kejadian, sebagian Kota Depok diguyur hujan deras yang menyebabkan kali yang ada di depan rumahnya meluap. Beberapa batu yang dijadikan turap sementara di dinding rumahnya yang menghadap ke kali satu per satu terjatuh.

“Saya lagi berdua-duaan nih sama cucu-cucu saya di sini. Nah batu-batu itu jatuh,” katanya.

Tidak hanya bebatuan, kata dia, bambu yang juga dijadikan turap sementara turut terjatuh.

Madih mengaku, saat bambu serta bebatuan itu terjatuh, dia tidak merasakan guncangan hebat. Sebab, dinding turap kediamannya memang sudah jebol dua pekan lalu.

“Bambu serta bebatuan itu terhanyut di kali. Karena masih hujan deras,” paparnya.

Petugas kelurahan setempat dibantu Satgas SDA PUPR Depok sudah memasang turap sementara di dinding kediaman Madih yang menghadap kali.

Sementara itu di lokasi lain, puluhan rumah di RW 06 Kelurahan Cilodong, terendam banjir.

Ketua LPM Kelurahan Cilodong, Suhendar Permana mengatakan, akibat hujan lebat sejak, Senin (05/06/23) sore hingga malam, mengakibatkan tanggul Kali Setamu jebol sehingga air ke pemukiman warga.

Derasnya air Kali Setamu dari jebolan tanggul membuat kewalahan warga untuk menutupi jebolan tanggul kali tersebut.

“Alhamdulillah air mulai surut sekitar pukul 21.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja puluhan rumah terdampak akibat banjir yang diakibatkan karena tanggul jebol,” ungkapnya.

Berdasarkan data dan laporan ketua lingkungan serta warga, dampak jebolnya tanggul mengakibatkan rumah warga terendam air di RT 01/06 sebanyak 50 rumah, dan di RT 02/06 ada sekitar 20 rumah yang terdampak banjir.

Sementara itu, longsor juga terjadi di RW 11 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung. Adapun penyebab longsor karena lereng bebatuan di lokasi yang sudah semakin lemah karena saturasi tanah yang diakibatkan hujan lebat. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here