Letakan Batu Pertama Masjid Jami Al Ubudiyah, Imam Minta Panitia Pembangunan Lakukan Penghijauan

59
Wakil Wali Kota Depok saat melakukan peletakan batu pertama Masjid Al Ubudiyah di kawasan Pitara, Pancoran Mas

Laporan: Rahmat Tarmuji
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah, di Jalan Raya Pitara RT 04 RW 15, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), Minggu (04/06/23).

Bang Imam, sapaan akrab Wakil Wali Kota Depok, didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Shandy Syamsurizal dan Lurah Pancoran Mas, Mohamad Soleh meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah.

Agar pembangunan berjalan lancar dan masjid dapat digunakan umat muslim untuk beribadah, Bang Imam menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Pertama, DKM diminta untuk mengurus sertifikat wakaf dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Saya minta pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah ini dengan Rahmatan Lilaalamiin. Jadi bermanfaat tidak hanya untuk manusia, tapi juga makhluk hidup lainnya, seperti ada halamannya untuk parkir, pepohonan juga ada,” ujarnya, kemarin.

Imam juga mengingatkan DKM dan panitia pelaksana pembangunan untuk tidak percaya jika ada informasi yang ingin memberikan hibah dengan mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Pasalnya, hal tersebut tidak benar dan banyak yang sudah menjadi korban atas berita hoaks tersebut.

“Kalau ada yang atas namakan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda Depok dan lain-lain, jangan percaya kalau ada yang ingin memberikan uang, di sini ada Kabag Kesra (Shandy) silakan mengajukan proposal untuk mendapatkan hibah uang pembangunan masjid, tahun ini diajukan tahun depan diberikan itu prosesnya. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, agar pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah dimudahlan,” ucapnya seperti dilansir berita.depok.go.id.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah, Sutrisno menjelaskan, masjid yang semula hanya satu lantai ini rencananya akan dibangun menjadi dua lantai. Total bangunan seluas 513 meter persegi.

Pembangunan Masjid Jami Al Ubudiyah diperkirakan menggunakan anggaran Rp 2,5 miliar. Oleh sebab itu, pihak DKM membuka pintu bantuan dari donatur.

“InsyaAllah Masjid Jami Al Ubudiyah dapat menampung sekitar 920 jemaah,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here