20 Tahun Berkuasa, PKS Bantah Depok Tak Berkembang dan Tertinggal

674
Ketua DPD PKS Depok saat menyerahkan formulir pencalegan ke KPU Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Hermanto Setiawan menyangkal jika kepimpinannya selama 20 tahun di Kota Depok tidak membawa perubahan dan pembangunan di Kota Depok.

“Nama saya Hermanto lahir Depok 11 Januari 74 tinggal di depan Cagar Alam, pada tahun 1977 dari depan Sandra ke dalam sini naik apa, jalan kaki, selanjutnya naik delman becak sampai akhirnya sekarang ada ojek online,” ujarnya, Senin (08/05/23).

Dia membandingkan, kalau di Lampung 2022 jalanan masih berkubang, sementara jalanan di Depok pada di tahun 80 sudah bagus.

“Jadi, kalau yang bilang di Depok enggak ada perubahan kami rasa orang tersebut baru pindah di Depok,” katanya.

Di Depok, kata dia, dulu belum ada alun-alun, GOR, dan sekarang sudah ada bahkan setiap minggu alun-alun di Cilodong banyak didatangi wisatawan dan warga.

“Jadi kalau ada yang bilang Depok tidak maju perkembangannya, orang tersebut hanya tidur saja atau numpang di Depok, jangan hanya koar-koar di medsos saja,” jelasnya.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, Kota Depok selalu mengalami kemajuan dan perkembangan.

“Pendapatan Asli Daerah Kota Depok yang sebelumnya Rp 325 miliar sekarang meraih Rp 1,8 triliun. Ukuran makronya IPM, tahun 2010 Depok itu 76 sekarang 81,86. Jadi kalau bicara Depok enggak berubah pasti tahu ya, kasih tahu tahun berapa terus sekarang tahun berapa, sehingga ada perbandingan yang clear ya,” tandasnya.

Terhadap jumlah sekolah seperti SMP, lanjutnya, saat ini berkembangnya terlalu banyak.

“Tetapi memang benar bahwa kami terus berjuang membangun Kota Depok agar lebih baik, lebih maju, berbudaya dan sejahtera itu yang kami inginkan,” katanya.

Dia menambahkan, jika ada warga yang mengatakan Depok tidak maju dan berkembang, orang tersebut tidak menghargai kerja para ASN.

“Mudah-mudahan ini pelajaran bagi siapa yang menjelekkan Depok, berarti menjelekkan warga Depok, menjelekkan anak SMP, menjelekkan guru Depok, menjelekkan kami semua yang sudah bekerja untuk membangun Kota Depok, jadi jangan sampai yang ada di sini bilang Depok enggak dapat perubahan,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here