12 Kepala Dinas Tukar Jabatan, Wali Kota Sebut Mutasi ASN Tak Lepas dari Unsur ‘Politik’

520
Wali Kota Depok saat memberikan SK Pelantikan kepada salah seorang ASN yang diangkat menjadi lurah

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris melantik sedikitnya 587 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Depok, Selasa (02/05/23). Pelantikan dilakukan terhadap ASN dari tingkat terendah hingga tertinggi yakni eselon II.

Idris mengungkapkan, bahwa mutasi, rotasi dan promosi jabatan dilakukan atas dasar penyegaran kinerja dan mengisi beberapa posisi jabatan yang kosong.

Ketika ditanya apakah mutasi, rotasi dan promosi jabatan itu dilakukan karena ada unsur politik, Idris tidak menapikannya.

“Kami dari awal mengatakan, yang namanya pemerintah dimana pun ada politik yang namanya politik pemerintahan, politik kekuasaan. Jadi enggak usah diterjemahkan macam-macam dan dipermaslahkan,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Selasa (02/05/23).

Ditegaskan Idris, bahwa mutasi, rotasi dan promosi jabatan terhadap ASN telah melalui mekanisme dan tahapan sesuai SOP. Begitu juga dengan pelantikan Kepala BKPSDM, Rahman Pujianto.

“Semuanya dievaluasi dengan panitia seleksi, hasil panselnya itu termasuk sikotesnya disampaikan ke KASN dan dipelajari termasuk kontennya dan dirasa tepat oleh KASN,” paparnya.

Namun begitu Idris mengatakan, 12 pejabat eselon II yang dirotasi merupakan sebuah penyegaran dan bukan diluar dugaan.

“Bu Ety itu memang sudah lima tahun di DLHK, Bu Lienda masuk tahun ke empat di Satpol PP, itu juga menjadi evaluasi dalam rangka tantangan yang baru. Begitu juga saat ini Pak Tahmrin sebagai Kepala Satpol PP,” ungkapnya.

Terkait dipilihnya Rahman Pujianto menjadi Kepala BKPSDM menggantikan Novarita yang memasuki pensiun, Idris memiliki penilaian tersendiri.

“Pertama memang nilai (ujian,red) tertinggi, kalau tidak tertinggi ya susah. Alasan lain penilaian pansel, jadi bukan hanya ilia akademik tapi juga nilai interview, komunikasi public dan retorika juga dinilai. Karena BKPSDM nantinya akan berkomunikasi dengan provinsi secara intens dan KASN serta BKN. Dia harus memiliki daya diplomatic yang kuat, itu juga yang menjadi penilaian,” katanya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Depok yang baru dilantik, Rahman Pujiarto mengungkapkan, bahwa jabatan adalah sebuah amanah.

“Jabatan ini sebuah amanah, jadi bukan sesuatu yang harus dibangga-banggakan. Semuanya saya serahkan kepada Allah SWT, karena manusia tidak memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Idris juga merotasi belasan kepala dinas diantaranya

1. Ety Suryahati, SE, M.Si.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
2. Dr. Zamrowi, M.S
Kepala Dinas Perhubungan

3. Dr Mohamad Thamrin, S.Sos, MM
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

4. Siti Chaeruah Aurijah, S.Pd. MM
Kepala Dinas Pendidikan.

5. Drs. Dudi Miraz Imaduddin, MSI
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian

6. N Lienda Ratnanurdianny, SH, M.Hum
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

7. Dr. Sidik Mulyono, B Eng. M.Eng.
Kepala Dinas Tenaga Kerja

8. Wijayanto, AP, M.S
Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan

9.Mohammad Fitriawan, ST. MT
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah

10. Eko Herwiyanto, AP, M.S
Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata

11. Dadan Rustandi, ST. M.SI
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman

12 Drs. Abdul Rahman, M.SI
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan

n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here