Innalillahi…Dua Bersaudara Yang Hanyut Terbawa Arus Banjir Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

575
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di wilayah Pancoran Mas

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
NM dan SJ dua bersaudara ditemukan tewas di rawa Jalan Tawakal, RW 17 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas.

Jenazah yang pertama kali ditemukan adalah SJ dalam kondisi meninggal dan kedua jenazah atas nama NM.

Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Hariyati mengatakan, pihaknya melakukan penyisiran di dekat rawa.

“Pihak Damkar terus memaksimalkan pencarian hingga pukul 20.00 WIB dengan penerangan yang terbatas. Dua orang petugas Damkar melakukan penyelaman di rawa hingga 1 sampai 1,5 meter. Anggota Damkar di TKP 12 orang, membawa peralatan pelampung, cutting, spreader, tabung scuba, masker, dan lampu tembak portable,” ujarnya, Rabu (26/04/23).

Kemudian, sambungnya, pukul 20.10 WIB petugas Damkar berhasil menemukan SJ di dasar rumput rawa dalam keadaan tak bernyawa. Sementara itu, pencarian NH terhenti pada pukul 21.40 WIB.

“SJ jam 20.10 ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, ditemukan di dasar rumput rawa dan pencarian masih dilanjutkan. Pukul 21.40 kemarin sementara disudahi pencarian hari pertama dan ditutup rapat evaluasi dengan pihak keluarga dan lingkungan,” katanya.

Sementara itu jenazah kedua NM ditemukan di lokasi tidak jauh dari lokasi penemuan pertama pada, Rabu (26/04/23).

Dia menambahkan, penemuan NM bermula anggotanya bersama personel Tim SAR Gabungan lainnya, menemukan ada cekungan atau celah di bawah rumput rawa.

Tesy menambahkan, korban ditemukan di dalam rawa seperti mata air dan saat ditemukan korban dalam kondisi bersih masih menggunakan baju warna pink.

“Setelah ditemukan jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” paparnya.

Sebelumnya dua orang perempuan berinisial NM dan SJ hanyut terseret arus gorong-gorong perumahan di Jalan Tawakal. NM dan SJ terseret masuk gorong-gorong perumahan hingga ke rawa saat kondisi air banjir.

Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian itu bermula ketika dua perempuan dan kakeknya berinisial R diketahui saat hendak pulang ke rumah.

Saat mereka berjalan di dekat gorong-gorong, NM dan SJ diduga terpeleset akibat mencoba menerabas arus air yang meluap cukup kencang setelah hujan deras. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here