3 Maling Motor Diringkus Polisi, Aksinya Sempat Viral Saat Mencuri Motor Milik Anggota TNI

169
ilustrasi

Bojonggede | jurnaldepok.id
Pelaku spesialis maling motor yang biasa beraksi di kawasan Bojonggede, Depok dan sekitarnya berhasil diciduk.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson mengatakan, tim Opsnal berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor.

“Pelaku spesialis curanmor yang kami amankan dan sudah berada di jeruji besi Polsek Bojonggede ada tiga orang. Ketiga pelaku ini ditangkap anggota di tempat persembunyiannya daerah Jawa Barat,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, penangkapan para pelaku berawal dari pengembangan pelaku pertama A yang lebih dulu tertangkap berhasil dikembangkan dan pelaku bertambah menjadi dua yang dapat ditangkap.

“Dari pelaku A berkembang berhasil menangkap M alias Nana warga Cibinong sebagai ‘Kapten’ yang merupakan residivis kasus serupa Curanmor baru keluar dari Lapas Pondok Rajeg. Lalu pelaku ketiga Jul keduanya sama-sama ditangkap di daerah Majalengka, rumah kontrakan ” katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan dari pengakuan pelaku M alias Nana, sudah beraksi sebanyak empat kali mencuri motor di wilayah Bojonggede.

“Sasaran para pelaku random motif mencuri motor yang terpakir di teras rumah dengan mempergunakan kunci palsu (Letter T),” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Bojonggede, AKP Ade Ahmad Sudrajat menambahkan, para pelaku ini merupakan spesialis curanmor. Tidak butuh waktu hanya hitungan detik pelaku sudah dapat mencuri motor dengan cepat.

“Aksi pencurian pelaku ini juga sempat viral yaitu motor yang dicuri adalah milik anggota TNI di Komplek Puru Artha Sentosa. Lalu kepergok usai mau mencuri motor dapat digagalkan oleh korbannya yang sedang hamil di daerah Citayam,” tandasnya.

Setelah berhasil mencuri motor, lanjut Ade, pelaku menjual per unit dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta untuk jenis Honda Beat dan matik lainnya.

“Uang hasil kejahatan dipergunakan pelaku untuk foya-foya dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana diatas lima tahun. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here