Diduga jadi Korban Tabrak Lari, ODGJ Ditemukan Berlumuran Darah

80
Anggota polisi saat memberikan pertolongan pertama pada ODGJ

Beji | jurnaldepok.id
Diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Rabu (15/2) ditemukan dalam kondisi berlumuran darah di Jalan Margonda, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Panit Lantas Polsek Beji, Iptu Ponco Budiyanto mengatakan, dirinya mendapatkan informasi dari warga terkait adanya orang dalam kondisi terluka di Gang Kramat Batas, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

“Telah dilaksanakan cek TKP oleh piket fungsi di temukanya seseorang dalam keadaan berdarah. Korban ditemukan warga dalam keadaan luka pada bagian pelipis, diduga korban tabrak lari atau diduga menderita epilepsy,” ujarnya.

Saat ditanya, kata dia, korban mengaku bernama Enjen berasal dari Citayam, dan tidak memiliki KTP.

“Saat ditanya tidak ada atau low respon, lambat merespon dan mengaku terjatuh selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit,”katanya.

Petugas Polsek Beji kemudian membawa korban ke RSUD Depok di Sawangan untuk mendapatkan perawatan.

Sebelumnya, MN (67), warga RT 05/01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, yang selama ini dikenal sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), ditemukan tergeletak dalam kondisi tak bernyawa dibawah Pohon Ceri, Jalan Raya Grogol tepatnya depan Pom Bensin Grogol, RT 03/01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Tatang, pemilik warung Es Oyen depan Pom Bensin Grogol mengatakan, dirinya sempat kaget saat melihat banyak kerumunan orang di depan Pom Bensin Grogol sekitar pukul 10.00WIB.

Setelah ditelusuri ternyata warga menemukan jasad MN yang sudah tak bernyawa di pinggir jalan.

“Saya buka warung sekitar pukul 10an dan saya kaget melihat banyak orang berkerumun di depan pom. Setelah saya samperin ternyata orang sedang berupaya mengevakuasi jasad MN ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi tempat ditemukan,”katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here