Perekonomian Mulai Pulih, BKD Targetkan PAD 2023 Naik jadi 1,297 T

34
Tulisan selamat datang di Kota Depok yang terpampang di pintu masuk Jalan Margonda Raya

Margonda | jurnaldepok.id
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2023 sebesar Rp 1,297 triliun. Angka tersebut naik dari tahun 2022 yang sebesar Rp 1,222 triliun.

“Kami targetkan di angka Rp 1,297 triliun untuk pendapatan pajak daerah tahun 2023. Kami optimistis bisa tercapai,” ujar Wahid Suryono, Kepala BKD Kota Depok, Selasa (24/01/23).

Wahid mengatakan, pihaknya juga yakin dunia usaha mulai bergairah lagi, pasca pandemi tahun lalu. Selain itu, BKD juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk pencapaian target pendapatan daerah di tahun 2023.

“Iya, sudah kami rumuskan langkah dan kebijakan yang akan diambil. Hal ini dilakukan juga sebagai intervensi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” katanya.

Dikatakan Wahid, sejumlah langkah yang dimaksud antara lain program Gerakan Mengejar Piutang (Gempita) PBB. Konsep dari Gempita PBB yaitu menyusun kebijakan yang mengatur tentang stimulus piutang PBB. Kemudian, melakukan pengolahan data piutang menggunakan aplikasi piutang.

“Penagihan dilakukan dengan mendatangkan mobil BJB ke wilayah. Teknisnya, kami bersama BJB membuka layanan langsung dengan mendekati masyarakat menggunakan mobil BJB. Selain itu, ada beberapa program lainnya, namun masih dalam tahap koordinasi pihak-pihak terkait,” terangnya seperti dilansir berita.depok.go.id.

Wahid mengajak seluruh Wajib Pajak (WP) dan perangkat kecamatan, kelurahan, RT-RW dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mengoptimalkan pencapaian target pendapatan daerah.

“Ini bertujuan untuk peningkatan infrastruktur dan pembangunan daerah di Kota Depok. Pajak yang dibayarkan untuk pembangunan Kota Depok. Ketepatan serta kecepatan dalam membayar pajak, sangat kami harapkan,” tutupnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here