Sebelum Tewas Bersimbah Darah di Perumahan Bukit Cengkeh, Seorang Sopir Teriak Minta Tolong

322
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP di Perumahan Bukit Cengkeh

Cimanggis | jurnaldepok.id
SR, seorang pengemudi mobil ditemukan tewas di komplek Perumahan Bukit Cengkeh 1 RT 06/15 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Senin (23/01). Saat ditemukan tubuh SR penuh darah dan terdapat luka sayatan senjata tajam diduga korban pembunuhan.

Petugas keamanan perumahan Bukit Cengkeh 1, Suryanto mengatakan, sekitar pukul 04.20 WIB sempat mendengar teriakan bantuan minta tolong dari pengendara mobil Toyota Avanza merah marun yang dikendarai korban seorang diri.

Setelah mendengar teriakan minta tolong, langsung dihampiri dan juga membantu untuk membukakan portal.

“Tidak lama setelah itu korban keluar dari mobil dan langsung tergeletak di jalan. Korban sudah dalam keadaan tergeletak di jalan, korban sudah meninggal dunia. Pada tubuh korban sudah banyak darah di sekujur tubuhnya. Pada waktu korban turun dari mobil tidak ada yang lihat tapi sempat teriak minta tolong. Identitas korban bukan merupakan warga sini,” jelasnya.

Di lokasi sama Ketua RT 06, Riko Marjoni menambahkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB.

Dirinya menyebut berdasarkan informasi dari warga, awalnya korban yang menggunakan mobil Avanza Merah dengan nomor polisi B 1739 FZG itu datang dari arah Bukit Cengkeh 2 ke Bukit Cengkeh 1 seorang diri.

“Warga sekitar dibuat kaget karena korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan beberapa luka sayatan dibagian tubuhnya. Korban tewas dengan luka sayatan di perut, lengan dan senjata tajam (sajam) yang masih menempel di leher korban,” tandasnya.

Riko menjelaskan, senjata tajam yang menempel di leher korban saat ditemukan yakni pisau berukuran kecil. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian.

“Sementara ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti dari tempat kejadian perkara (TKP),” jelasnya.

Luka sayatan yang dialami korban, kata Fuady, masih menunggu hasil visum.

“Kalau soal luka kami masih menunggu hasil visum. Untuk perkembangan sementara anggota masih bekerja di lapangan, mohon waktu,” ungkapnya.

Dia menuturkan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait ada kejadian itu.

“Jenasah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Saksi yang sudah kami mintai keterangan dua orang,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here