Rhoma Irama Bersyukur Musik Dangdut Bakal Dijadikan Warisan Budaya Bangsa

52
Rhoma Irama saat berbincang dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat berkunjung ke Soneta Record

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Kementerian Pariwisata dan Eknonomi kreatif akan menjadikan musik dangdut sebagai warisan budaya tak benda.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan itu usai berkunjung ke Soneta Record pimpinan H Rhoma Irama di kawasan Sukmajaya, Kota Depok.

Sandi berdiskusi dengan Rhoma terkait dengan rencana musik dangdut dijadikan warisan budaya tak benda.

“Kami sedang siapkan dokumentasinya dan pengajuannya kerja sama dengan kementerian dan lembaga lainnya juga,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, musik dangdut perlu segera dijadikan warisan budaya tak benda milik Indonesia karena sebagai identitas budaya. Sehingga nantinya tidak ada negara lain yang mengklaim musik dangdut.

“Bang Haji ini tokoh musik dangdut yang menjadi kebanggaan bangsa dan identitas budaya. Kami ingin segera mengajukan ini supaya ini tercatat dan tidak diklaim negara lain,” paparnya.

Sandi menuturkan, upaya menjadikan dangdut sebagai warisan budaya tak benda perlu dilakukan segera. Musik dangdut di Indonesia juga menjadi salah satu dari bentuk ekonomi kreatif yang menghidupi puluhan juta orang.

“Ini harus kami lakukan segera, paling tidak musik ini kan universal. Kalau kami ajukan yang pertama sebagai warisan budaya tak benda, maka ada pengakuan terhadap kebanggan. Kami mendapat informasi dari Bang Haji Rhoma bahwa puluhan juta orang indonesia yang menggantungkan hidupnya di sektor musik khususnya genre dangdut,” katanya.

Pengajuan tersebut saat ini masih dalam proses dan diharapkan segara selesai. Sehingga nantinya akan ada warisan budaya lain yang dapat ditetapkan sebagai warisan tak benda dari Indonesia.

Selain musik dangdut, Sandi menuturkan, yang juga akan diajukan sebagai warisan budaya tak benda adalah jamu dan Reog Ponorogo serta kain tenun serta Kebaya.

“Ini masih berlangsung dan antriannya itu ada jamu yang sekarang sedang aktif di belakang jamu ada Reog Ponorogo ada tenun, terakhir kebaya yang akan diajukan ini masuk antrian,” jelasnya.

Sementara itu, Rhoma Irama mengatakan upaya yang dilakukan Kemenparekraf sangat positif. Selain mendukung musik dangdut, menjadikan dangdut sebagai warisa budaya tak benda juga sebagai langkah penyelamatan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan buat kami, bisa jadi heritage warisan budaya. Kebetulan Pak Sandi punya jabatan yang memang bisa mengurus itu, ya kami terima kasih,” ungkapnya.

Kalau dangdut bisa eksis, kata dia, sebagai budaya bangsa itu sesuatu yang bisa dibanggakan bangsa.

“Karena menurut Pak Sandi, itu musik ternyata merupakan salah satu sektor ekonomi kreatif yang luar biasa yang bisa menghidupi puluhan juta orang,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here