Amplop ‘Pelicin’ Pemilihan LPM Bedahan Diambil Lagi Door to Door, Tatang Dihujat Netizen

422
Tatang saat menunjukkan amplop yang telah berhasil diambil dari para ketua RW

Sawangan | jurnaldepok.id
Aksi calon Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Tatang Jauhari yang mengambil kembali amplop pemberiannya kepada ketua RW ramai diperbincangkan netizen.

Berharap mendapat simpati, namun perbuatan tersebut malah dicibir dan mendapat komentar miring.

“Kalau udah dikasih jangan diambil lagi ntar borok sikut,” tulis akun Heryvirgo di infodepok, Rabu (30/11).

Sementara itu akun Mursalih memberikan komentar pedasnya.

“Cemen…Kalau mau menjabat jangan cara-cara kotor pak! Untung ga terpilih, tar kalau terpilih pasti cari cara agar uang modal bisa kembali,” timpalnya.

Cibiran juga datang dari pemilik akun Juli Black, ia menuliskan “Wakakaka modal 1 juta per RW mau jadi LPM…kalah ngamuk ngamuk…coba ente buatin aspal jalanan seluruh RW baru dah”.

Sebelelumnya calon Ketua LPM Kelurahan Bedahan, Tatang Jauhari kembali membuat video yang merekam saat dirinya menarik kembali amplop pemberiannya ke masing-masing ketua RW.

Aksinya itu divideokan langsung oleh dirinya dan sudah viral di goup WhatsApp dan media sosial lainnya.

“Pak Faisal RW 16 sudah mengembalikan amplop saya, intinya saya kasih ketegasan hari ini, saya tidak suka orang-orang munafik. RW-RW lain silahkan serahkan amplop itu, kalau tidak akan saya paranin satu per satu rumahnya. Tolong dengarkan, nih si Bangor jangan dipermainkan,” ungkap Tatang dalam video yang beredar, Selasa (29/11) sore.

Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Tatang tidak membantah video tersebut ia yang membuat namun tidak disebarluaskan.

“Saya tidak ngeshare kemana-mana, enggak tahu (siapa yang share,red). Saya ngeshare tujuannya hanya sebatas untuk RW-RW. Bukanlah, kan tujuan saya metik duit ke RW-RW, kok melebar kemana-mana,” bantahnya, Rabu (30/11).

Sementara itu beberapa ketua RW ketika dikonfirmasi Jurnal Depok mengungkapkan bahwa mereka telah mengembalikan amplop itu kepada Tatang.

“Dari hari pertama saya sudah kembalikan amplopnya dan meminta maaf melalui WA. Ketika saya mau mengembalikan amplop ke rumah beliau, kebetulan saya bertemu di pos satpam perumahan saya, akhirnya saya serahkan di pos. Saya juga sudah bersalaman dengan Pak Tatang,” ujar Faisal, Ketua RW 15 kepada Jurnal Depok. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here