Raya Krukut Ditutup Total, Pengguna Jalan Merasa Kesal Karena Hak nya Diabaikan

456
Terlihat pejalan kaki harus kesulitan saat melintas di Jalan Krukut

Limo | jurnaldepok.id
Penutupan total akses Jalan Raya Krukut dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan, pasalnya satu satunya jalan alternatif yang bisa dilewati yakni Jalan lingkungan Kampung Sasak juga sedang ada pengerjaan pembangunan saluran air (Drainase) dan jarak tempuhnya sangat jauh.

“Sebelumnya kendaraan roda dua masih bisa melintas tapi sekarang akses jalan ditutup total sehingga pengendara sepeda motor pun harus melewati jalan Kampung Sasak Limo yang jarak tempuhnya sangat jauh,” keluh Yusirwan salah satu pengendara sepeda motor.

Keluhan serupa dilontarkan oleh Urip Winarko. Dikatakan Urip, satu satunya ruas jalan alternatif yang harus ditempuh memiliki jarak lintas lebih dari 2 kilometer dengan kondisi jalan sempit, hal ini yang menjadi keluhan para pengguna jalan.

“Pengendara harus masuk lewat Jalan Masjid Daruttaqwa dan memutar di komplek perumahan Graha lalu masuk jalan Sasak raya dan keluar di Jalan Pipa Gas begitu juga sebaliknya, jarak tempuhnya lebih dari dua kilometer belum lagi kondisi jalan yang sempit membuat akses jalan Sasak macet, ini terjadi karena ruas jalan raya Krukut ditutup total sehingga semua jenis kendaraan tumplek di jalan Kampung Sasak,” tegas Urip.

Tak hanya para pengendara, sejumlah pejalan kaki juga mengeluhkan penutupan total akses jalan raya Krukut depan pintu tol Desari pasalnya saat ini para pejalan kaki juga tidak bisa lagi melintas di akses jalan tersebut lantaran bidang jalan dipenuhi alat berat seperti Beco, Crane dan sejumlah alat berat lainnya.

Sementara para pengendara roda empat mengkritisi terkait minimnya petunjuk pengalihan arus lalu lintas.

“Jarak dari Jalan Masjid Attaqwa sebagai jalan alternatif panjangnya hampir satu kilo harusnya ada pengumuman di pertigaan menuju jalan Masjid agar pengendara roda empat tidak terjebak dan harus balik arah,” kata Mahmud salah satu supir truk.

Menurut penuturan salah satu petugas penjaga pintu masuk akses jalan raya Krukut, penutupan total akses jalan raya Krukut akan diberlakukan hingga tanggal 26 Desember 2022 ini artinya dalam tiga pekan kedepan para pengguna jalan belum bisa melintas di jalur tersebut lantaran sedang ada pekerjaan pelebaran bidang jalan didepan pintu masuk tol Desari.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Husin Tohir meminta kepada pihak terkait yang terlibat dalam proyek pelebaran bidang jalan raya Krukut untuk memikirkan kepentingan pengguna jalan seraya mengatakan pihaknya telah melakukan diskusi dengan pihak Dishub dan PUPR serta sudah bersurat kepada pihak tol agar membuka akses jalan dibawah terowongan tol Rawajati namun permintaan itu tidak dikabulkan oleh pihak tol.

“Kami sudah berdiskusi membahas masalah keluhan pengguna jalan, dan kami mengajukan dibukanya akses jalan dibawah terowongan sebagai jalan alternatif tapi katanya pihak Kementerian PUPR tidak memberikan ijin sehingga usulan kami itu tidak bisa diakomodir,” pungkas Husin. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here