Singkong Frozen Milik KWT Melati Tirta Surya Buana Go Internasional, Dijual ke Belanda Hingga Jerman

183
Ketua dan Anggota KWT Melati Tirta Surya Buana saat menunjukkan Singkong Frozen

Laporan: Rahmat Tarmuji
Upaya Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Tirta Surya Buana untuk memperkenalkan produk UMKM ke mancanegara terus dilakukan.

Baru-buru ini KWT Melati Tirta Surya Buana memasarkan produk olahan rumahan berupa Singkong Frozen hingga ke negeri Kincir Angin.

“Alhamdulillah, produk kami sudah go internasional. Kemarin ke Belanda dan Insya Allah April nanti kami akan ikuti pameran di Jerman,” ujar Tuti Purwanti, Ketua KWT Melati Tirta Surya Buana.

Tak hanya Singkong Fozen, KWT yang saat ini memiliki brand Pawon Putri juga memperkenalkan produk asal Depok lainnya seperti Singkong Susu, Pukis Granola dari Cassava, Jahe Merah, Empon-empon, Jus Belimbing dan Bir Pletok.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat memasarkan Singkong Frozen ke Belanda, responnya luar biasa.

“Karena di sana mereka sulit untuk mendapatkan Singkong yang empuk, namun kami bisa pasarkan dan kasih solusi ke mereka bagaimana caranya agar Singkong empuk dan bisa langsung digoreng. Ini tanpa bahan pengawet, makanya disimpan di freezer,” paparnya.

Ke depan, pihaknya juga akan mengembakan beberapa jenis varian makanan yang berbahan baku Singkong.

“Di wilayah Bojongsari kan masih banyak petani Singkong, jadi kami turut serta mengangkat dan memberdayakan potensi lokal,” jelasnya yang juga Owner Pawon Putri Pegagan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran sangat strategis untuk meningkatkan daya saing dan ekonomi daerah.

Dirinya pun mengajak para pelaku UMKM di Kota Depok untuk ikut membantu meningkatkan ekonomi daerah. Salah satu caranya dengan pengembangan usaha mikro dan kreatif di Kota Depok.

“Dengan adanya perkembangan teknologi dan globalisasi membuat kita terbelalak melihat potensi Depok yang luar biasa,” ungkap Imam usai menghadiri Kongko Pembangunan.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok yang telah menggelar kegiatan Kolaborasi Bareng Komunitas (Kongko) Pembangunan di kafe-kafe. Upaya tersebut merupakan contoh nyata dari perangkat daerah yang mendukung pengembangan usaha masyarakat. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here