Masjid Jami Al-Quddus Senilai Rp 18,8 Miliar Ternyata Proyek Provinsi Jawa Barat, Berikut Fasilitasnya

3427
Tampak muka Masjid Jami Al-Quddus yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat di lahan SDN Pocin 01 Jalan Margonda Raya

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok, Dudi Mi’raz mengungkapkan bahwa Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) Pembangunan Masjid Jami Al Quddus sudah rampung dikerjakan.

Nantinya, masjid yang didirikan di eks lahan SDN Pondokcina 01, Kecamatan Beji, akan dibangun tiga lantai dan dilengkapi berbagai macam fasilitas.

“Jadi, sekali lagi ini masjid jami ya, bukan masjid raya atau masjid agung, karena klasifikasinya berbeda. Kalau masjid jami kapasitasnya untuk 1.000 jamaah, tapi kalau masjid raya itu ada di perbatasan dan menjadi asset provinsi dengan kapasitas 10 ribu jamaah,” ujar Dudi kepada Jurnal Depok, Senin (14/11).

Beda lagi, kata dia, dengan masjid agung. Dimana masjid agung yang dikenal dengan system macapat, dimana di lokasi itu ada masjid agung, alun-alun, pendopo, pasar dan penjara.

“Itu jelas tertuang di Undang Undang Nomor 579 dan 574, yang tertera dari warisan Pemerintah Belanda,” paparnya.

Masjid Jami Al-Quddus yang didirikan di atas lahan seluas 1.603 meter nantinya akan dibangun tiga lantai dengan berbagai macam fasilitas seperti tempat wudhu di masing-masing lantai, perpustakaan, ruang laktasi, ruang ramah anak, ruang serbaguna dan toilet khusus difabel.

“Insya Allah masjid dibangun tiga lantai dengan area parkir semi basement yang mampu menampung puluhan kendaraan roda dua dan roda empat. Kami juga siapkan space untuk taman dan penghijauan. Masjid ini nantinya mampu menampung 1.215 jamaah,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah untuk pembangunan sejak November 2021 dilanjut peninjauan lokasi pada Februari 2022 oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Nilainya Rp 18,8 Miliar. Ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Depok terima beres dan akan ikut peresmian oleh Gubernur. Harapannya, Agustus 2023 nanti selesai sebelum beliau menyelesaikan masa baktinya sebagai Gubernur Jawa Barat. DED nya memang ada di kami,” pungkasnya. Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here