Korban Begal Payudara Maafkan Pelaku, Ternyata Ini Alasannya

403
ilustrasi

Beji | jurnaldepok.id
Anggota Polsek Beji mengambil langkah Restorative Justice (RJ) atau penyelesaian hukum yang dilakukan atas kesepakatan berasama di luar pengadilan terhadap pelaku begal payudara di daerah Beji, Kota Depok.

Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Hakim Dalimunthe mengatakan, alasan diambil penanganan RJ terhadap FS, yang diduga melakukan pelecehan seksual begal payudara terhadap korban UK karena pihak korban mencabut laporan.

“Pihak korban sendiri yang mencabut laporan dengan mendatangi Polsek Beji pada, Selasa (20/09),” ujar Hakim, kemarin.

Dia mengungkapkan, dari pihak korban UK telah memaafkan tindakan pelecehan seksual begal payudara.

“Korban telah memaafkan pelaku dan sudah dimaafkan atas perbuatan pelaku ke korban. Sehingga kasus ini kami lakukan Restorative Justice,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, dalam upaya penyelesaian kasus korban dengan pelaku, tidak dimintai uang seperak pun.

“Dalam hal ini selaku korban begal payudara yang dilakukan pelaku, korban telah memaafkan atas perbuatan pelaku diselesaikan dengan jalan kekeluargaan dan tanpa dimintai uang seperak pun,” katanya.

Sementara itu korban peremasan payudara UK dalam video yang diterima wartawan mengatakan bahwa kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami korban peremasan payudara sudah memaafkan korban dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkapnya.

Sebelumnya, aksi pelecehan seksual begal payudara terhadap korban UK terjadi di Jalan Kedasih, RT 05/02, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Kota Depok, Sabtu (17/09) malam.

Pelaku yakni FS, berhasil ditangkap setelah motor yang digunakan terjatuh usai berhasil ditangkap warga hingga babak belur.

FS diamankan warga karena diduga melakukan tindak asusila meremas payudara wanita. UK salah satu korban kepada wartawan mengatakan, kejadian itu berawal saat dia sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan adiknya.

Saat melintas di Jalan Kedasihan Beji, dirinya tiba-tiba dipepet oleh terduga pelaku yang berkendara seorang diri dari arah kanan.

“Tadi saat saya habis belokan dari kuburan itu, terus saya lagi ngobrol sama yang dibonceng. Tahu-tahu dia dari belakang ngeremas gitu saja,” tuturnya.

UK mengatakan, dirinya pun berteriak sambil mengejar pelaku yang melarikan diri.

“Terus saya reflek teriak dan ngebut ngejar dia, terus akhirnya dia jatuh dari motor. Baru habis itu diamanin sama warga,” katanya.

Pelakunya berhasil diamankan warga setelah jatuh dari kendaraan saat melarikan diri. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here