Sehari Capai Ratusan Pemohon, Kota Depok Kekurangan 11 Ribu Blanko e-KTP

78
Sekda Kota Depok didampingi para kepala dinas saat meresmikan gerai DeFAST

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayati mengungkapkan, saat ini Depok masih kekurangan blanko KTP elektronik sebanyak kurang lebih 11 ribu.

“Blanko yang ada saat ini hanya untuk mereka yang sudah rekam dan belum pernah punya KTP, yang sudah rekam di angka 25 ribu, sekarang tinggal 11 ribu (yang belum cetak,red). Dari itu kami cetak bertahap karena stok blanko terbatas. Biasanya Depok dapat blanko sekali kirim 10-20 ribu, namun saat ini hanya 2 ribu, namun kami bersyukur bisa mendapatkan segitu dari pemerintah pusat,” ujar Nuraeni kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, dalam sehari Disdukcapil Kota Depok mencetak 700-800 KTP elektronik. Dengan begitu, jatah yang 2.000 blanko KTP elektronik habis dalam dua atau tiga hari saja.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam sehari transaksi admistrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga dan KIA mencapai 1.000-1.500 pemohon.

“Memang Kartu Keluarga ini yang paling tinggi pemohonnya, karena bayi baru lahir butuh KK dan yang meninggal juga butuh KK. Tapi memang ketiga jenis admistrasi kependudukan inilah yang paling banyak pemohonnya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri meminta agar Disdukcapil bersurat kembali ke kementerian terkait untuk penambahan blanko KTP.

“Kami juga memahami kesulitan di Kemendagri terhadap proses ini. Dari itu kedepan kami akan memaksimalkan KTP Digital, jadi tidak berupa fisik KTP tapi sudah digital dan bisa didownload di HP,” tandasnya.

Selain itu, Supian juga mengarahkan Disdukcapil Depok untuk memprioritaskan pencetakan KTP bagi mereka yang sudah melakukan perekaman.

“Karena otoritas pengadaan blanko KTP ada di pusat. Dukcapil juga sudah menjemput bola untuk perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah, begitu juga dengan KIA,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here