Tawuran di Pekapuran Cimanggis, Pelajar Kena Pukul Stik Golf

27
Aparat kepolisian saat mengamankan pelaku tawuran

Cimanggis | jurnaldepok.id
Seorang siswa SMP di Kota Depok terluka dipukul stik golf saat melalukan tawuran di jalan Pekapuran, Kecamatan Cimanggis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian tawuran dua kelompok siswa itu terjadi secara tiba tiba.

“Engak tau kejadiannya, tiba-tiba para pelajar berlarian dan sslah satu siswa terlihat tetluka,” ujar Haryanto, salah satu warga setempat, kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis, AKP Hendra saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya aksi tawuran siswa. Satu siswa SMP yang terlibat tawuran terluka dibagian kepala diduga terkena stick golf.

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan sudah pulang karena kondisinya membaik. Atas kejadian ini korban tidak melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Sebab, korban juga terlibat dalam tawuran tersebut,” ungkapnya.

Polisi telah mengamankan beberapa orang terkait tawuran itu. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Sudah kami amankan beberapa orang dan buat surat pernyataan, kemudian kami kembalikan dengan pengawasan,” paparnya.

Sebelumnya, AZ, seorang pelajar SMK swasta di Kota Depok tewas setelah diserang pelajar lainnya menggunakan senjata tajam jenis celurit di Jalan Boulevard GDC Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Senin (12/09) malam.

Aksi tawuran antar siswa tingkat menegah atas tersebut direkam oleh pelajar lainnya dan dishare ke media sosial mereka. Bahkan sempat beredar video korban yang dilarikan ke salah satu rumah sakit sebagai korban pembegalan dengan dibacok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, pemicu awal tawuran dari kelompok pelaku IBS janjian melalui media sosial.

“Kelompok pelaku janjian ke medsos korban menantang tawuran di sekitar kawasan Perumahan Grand Depok City, Sukmajaya. Namun naas AS siswa SMK di Sukmajaya terkena sabetan clurit dari kelompok IBS dari salah satu SMK di Pancoran Mas,” ujarnya, Rabu (14/09)

Korban AZ, meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat luka bacok di bagian ketiak dan bahu kanan akibat senjata tajam jenis celurit. Atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan ke Polsek Sukmajaya.

“Anggota kami ke lokasi kejadian dan pelaku IBS, pelajar kelas 3 SMA berhasil ditangkap anggota di kediamannya daerah Rawa Geni, Cipayung,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here