Gegara Patah Hati, Seorang Pemuda Nekat Gantung Diri di Jalan Juanda

78
ilustrasi

Sukmajaya | jurnaldepok.id

Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di Jembatan Jalan Juanda, Sukmajaya. Dalam peristiwa itu, ditemukan surat wasiat bergambarkan love atau hati di lokasi kejadian.

Surat wasiat itu ditulis dengan tulisan tangan yang berisikan

Saya lelah.
Saya juga tahu kamu lelah.
Kita lelah.
Drama-drama ini harus berakhir sekarang juga.

Nggak perlu menunggu janji yang harus ditepati.
Melangkahlah lebih baik.
Met tinggal.

Tidak jelas surat tersebut untuk siapa, namun kuat dugaan untaian kata-kata itu untuk kekasihnya. Sebab diakhir kalimat terdapat tiga gambar love atau hati. Penemuan jasad korban berawal saat rekan korban Mastur yang saat itu ingin bertemu korban.

“Awalnya saya habis sembahyang Ashar di rumah, saya niatnya ke sini karena hari Selasa dia (korban) ada janji mau ke rumah saya, tapi dia enggak datang- datang sampai sekarang, akhirnya saya niat main kesini nengokin siapa tahu ada,” ujar Mastur.

Kemudian, lanjutnya, dirinya mencari tahu keberadaan rekannya itu ke seorang pria yang dikenal bernama Kumis (pemulung) di lokasi kejadian tepatnya di kolong Jembatan Juanda.

“Saya tanya ada Wawan enggak, kata dia enggak tahu, tadi pagi masih ada. Akhirnya saya tengok ke sini, saya bilang assalamualaikum biasanya dia nyaut, tapi ini enggak. Saya cari ke tempat tidurnya enggak ada juga,” katanya.

Kemudian, sambungnya, dirinya mendatangi tempat yang biasa ia mancing di sekitar lokasi.

“Saat balik ke sini ngeliat itu kaki (korban), saya langsung lari minta tolong Bang Kumis,” jelasnya.

Saat ditemukan, rekannya itu sudah tak bernyawa dengan posisi tergantung di pohon dengan kondisi berpakaian lengkap.

“Sudah begitu (tergantung), saya enggak berani dekat. Saya cuma lihat lehernya terikat. Tapi enggak paham pakai tali apa,” ungkapnya.

Adanya penemuan pemuda tewas gantung diri menyebabkan lalu lintas di kawasan Jalan Juanda sempat macet. Kasus tersebut ditangani pihak Kepolisian Polsek Sukmajaya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here