Pradi-Babai Digadang-gadang Paket Komplit Pilkada Depok 2024, Akankah PKS Panik?

235
Pradi-Babai salam komando saat menghadiri upacara HUT ke-77 RI di Balikota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Meski Pilkada Depok baru akan digelar di 2024 mendatang, namun suasana politik di kota berjuluk Sejuta Belimbing ini mulai menghangat. Masing-masing partai politik rupanya sudah memiliki ‘jagoan’ untuk diusung di Pilkada yang berbarengan dengan perhelatan pemilu lima tahunan.

Jika di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ada nama Imam Budi Hartono yang dipastikan mendapat tiket untuk pilkada 2024 nanti, di Partai Gerindra pun ada nama besar Pradi Supriatna yang selama lima tahun menjadi orang nomor dua di Pemerintah Kota Depok.

Begitu juga di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), santer nama Babai Suhaimi lah yang nantinya bakal diusung menjadi Wali/Wakil Wali Kota Depok 2024-2029. Seperti diketahui, Gerindra-PKB secara terang-terangan sudah mantap berkoalisi.

Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan duet Pradi-Babai akan tersaji pada Pilkada Depok 2024 mendatang yang digadang-gadang sebagai paket komplit. Keduanya dinilai berpengalaman di eksekutif dan legislatif. Terlebih, kedua nama tersebut selalu masuk bursa pencalonan setiap kali pilkada Depok digelar.

“Itu artinya Pak Babai punya nilai, maka bisa dilihat prosesnya nanti karena ini masih sangat dinamis. Proses begitu Panjang, kadang-kadang last minute tiba-tiba ada keputusan lain,” ujar Pradi ekslusive kepada Jurnal Depok, kemarin.

Munculnya nama Babai dari PKB, mulai mendapat penilaian tersendiri dari Pradi. Ia mengatakan, Babai merupakan sosok yang memiliki integritas.

“Ia juga memiliki semangat. Itu bisa dilihat dari perolehan suaranya setiap pileg digelar, sangat luar biasa (hasilnya,red), artinya ia diterima di masyarakat,” paparnya.

Terkait koalisi, Pradi tak menapikan jika pusat sudah MoU maka akan berlanjut juga di tingkat bawah.

“Di pusat sudah sepakat berkoalisi, jadi di tingkat bawah jauh lebih mudah untuk membangun komunikasi,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh politisi yang juga Anggota DPRD Depok, Babai Suhaimi. Meski dirinya mengaku belum tahu diunggulkan atau dicalonkan, namun ia mengaku bahwa koalisi Gerindra-PKB akan sampai ke tingkat paling bawah.

“Tak hanya tingkat pusat, dipastikan akan berlanjut di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, kecamatan hingga ranting. Kami akan perkuat sesuai dengan perintah dan petunjuk DPP masing-masing partai,” tandasnya.

Hal tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti di Kota Depok di momen yang paling utama yakni pilpres 2024 untuk memenangkan calon presiden yang diusung Gerindra-PKB.

Namun begitu, kata dia, proses itu akan berlanjut dan bagus jika didukung oleh komitmen kemenangan pemilihan legislatif.

“Jika pileg berhasil maka akan memudahkan untuk kemenangan pilpres. Pileg oke, maka akan berdampak pada pilkada. Bagi kami saat ini mendorong relaisasi MoU untuk kemenangan Gerindra-PKB,” jelasnya.

Sebagai kader, sambungnya, jika sudah mendapat perintah partai dan keinginan masyarakat maka mau tidak mau harus tampil.

“Kenapa tidak, sepanjang itu diperintahkan oleh partai dan dikehendaki masyarakat. Barometernya bisa dilihat dari survei dan hasil pileg. Bisa (Pradi-Babai), tapi tidak menutup kemungkinan dengan yang lain,” katanya.

Ketika dikonfirmasi terkait munculnya nama Pradi Supriatna yang akan maju kembali di Pilkada 2024 mendatang, Ketua DPD PKS Depok yang juga menjabat Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono enggan berkomentar banyak.

“Masih mikirin masyarakat dan janji kampanye yang belum tertunaikan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here