Demam Citayam Fashion Week, ASN jadi Model Dadakan Peragakan Batik Khas Depok

118
Kepala Dinas PUPR saat berlenggak lenggok peragakan batik khas Depok di acara Depok Culture Fashion Show

Margonda | jurnaldepok.id
Depok Culture Fashion Show merupakan salah satu lomba dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Lomba tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok.

Ketua Panita Acara HUT ke-77 RI Kota Depok, Abdul Rahman mengatakan, lomba fashion show ini terdiri dari tiga kategori. Yaitu peragaan busana kepala perangkat daerah, ASN, dan penampilan casual dari PKK dan DWP.

“Masing-masing menggunakan kebaya encim dan pangsi yang bertema Batik Depok,” ujarnya saat kegiatan Depok Culture Fashion Show di Lapangan Balai Kota Depok, Jumat (12/08/22).

Menurut Abra, sapaan akrabnya, fashion show ini dilakukan sebagai upaya dalam mempromosikan Batik Depok kepada khalayak luas. Selain itu juga mengenalkan pakaian adat Kota Depok.
Lebih lanjut, ujar Abra, untuk penyerahan hadiah pemenang lomba fashion show akan diberikan pada 17 Agustus mendatang. Pemenang akan mendapatkan tropi.

“Akan dipilih juara 1, 2, dan 3 dan diserahkan pada puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus,” jelasnya seperti dilansir berita.depok.go.id.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty mengaku mendesain busana kebaya encim dan batik khas Depok-nya sendiri saat mengikuti lomba Depok Culture Fashion Show di Lapangan Balai Kota Depok.

Menurutnya, butuh waktu dua hari untuk mendesain pakaian yang ia kenalan dalam lomba ini.

“Ya saya desain sendiri, kasih ke tukang jahit,” ungkap Citra.

Dalam lomba tersebut, Citra tampil dengan busana kebaya encim berwarna putih dengan detail payet. Yang dipadu-padankan celana batik kulot berwarna merah-oranye dengan topi dan tas dari kerajinan rotan.

“Celananya pakai batik khas Depok dengan motif Gong Si Bolong,” katanya.

Citra menambahkan, lewat perlombaan ini dirinya ingin ikut memperkenalkan batik Depok yang dikombinasikan dengan kebaya encim kepada masyarakat.

“Walaupun pekerjaan pegawai Dinas PUPR sering berada di lapangan. Tapi kami ingin membuktikan bisa tampil modis melalui event Depok Culture Fashion Show,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here