Anggota DPRD Depok, T Farida Rachmayanti Support Petani Anggur Asal Limo

63
Farida saat foto bersama dengan petani anggur dan Lurah Limo

Limo | jurnaldepok.id
Aktivitas budidaya tanaman anggur diwilayah Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, kini menjadi perhatian sejumlah kalangan tak terkecuali anggota DPRD Depok Dapil BCL dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), T Farida Rachmayanti.

Belum lama ini ia secara khusus menyempatkan waktu mengunjungi salah satu lokasi pengembangan budidaya tanaman buah anggur di Limo.

Pada kesempatan itu, politisi PKS meminta kepada Lurah Limo, AA. Abdul Khoir agar terus memotivasi warga untuk mengembangkan budidaya tanaman buah anggur untuk meningkatkan penghasilan masyarakat khususnya keluarga para petani yang menekuni budidaya tanaman buah anggur.

“Saya ingin melihat secara langsung tempat pengembangan budidaya tanaman buah anggur di Limo sekaligus ingin berbincang bincang dengan para petani, setelah melihat secara langsung lokasi budidaya tanaman anggur, saya optimis Limo bisa dijadikan objek pengembangan tanaman buah anggur yang memiliki nilai ekonomis tinggi, untuk itu saya pesan dengan Pak Lurah agar terus memotivasi para warga agar dapat mengoptimalkan peluang ini sebagai salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan penghasilan keluarga,” ujar Farida, kemarin.

Menanggapi hal ini, Lurah Limo, Kecamatan Limo, AA. Abdul Khoir mengaku sudah sejak lama selalu mendorong warga agar mau memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami pohon buah anggur, dan dirinya juga telah berkoordinasi dengan para petani budidaya tanaman buah anggur agar tidak pelit berbagi ilmu kepada masyarakat terkait tips merawat tanaman buah anggur.

“Saya selalu berkoordinasi dengan para petani anggur yang tergabung di kelompok tani budidaya anggur yang biasa disebut Poktan ‘Pengangguran’ saya juga selalu menekankan kepada para pembudidaya tanaman buah anggur yang sudah sukses untuk mereduksi pengetahuan tentang cara merawat tanaman anggur kepada para warga yang telah menanam pohon angggur dengan memanfaatkan halaman rumah,” imbuhnya.

Dikatakan AA, meskipun saat ini sudah cukup banyak warga yang menggeluti kegiatan budidaya tanaman buah anggur, namun lanjut dia pada umumnya para petani baru mengembangkan bidang usaha pembibitan dan belum merambah pada upaya optimalisasi hasil buah anggur untuk dijual kepasaran.

“Sementara ini memang para pembudidaya tanaman anggur masih fokus pada usaha pembibitan karena nilai jual bibit tanaman anggur juga lumayan tinggi dan dari usaha menjual bibit anggur saja para petani tanaman anggur bisa meraup untung jutaan rupiah dalam sebulan, tapi meski begitu kami juga telah menyampaikan kepada para petani untuk mengoptimalkan hasil buah anggur untuk dilempar kepasaran guna menunjang harapan kelak Limo bisa menjadi sentra produksi buah anggur,” pungkas AA. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here