Polda Metro Jaya Turun Tangan Dalami Kasus Beras Dipendam, Ternyata Ini Temuannya

263
Terlihat masih digaris polisi lokasi pemendaman beras di Jalan KSU

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mendatangi lokasi pemendaman beras diiduga bantuan sosial (Bansos) di daerah Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, pihaknya akan meminta para ahli agar mengetahui beras yang dipendam dalam tanah ini betul rusak atau tidak.

“Alasan kami meminta ahli supaya tidak ada permasalahan yang timbul di kemudian hari, kami belum bisa jawab,” ujarnya, Rabu (030/8).

Dia menuturkan, peninjauan ke lokasi pemendaman bersama Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos, Dadang Iskandar dan perwakilan dari Bulog agar bisa melihat langsung bahwa memang ada beras yang ditimbun.

“Memang ada beras yang ditimbun dan faktanya ada di TKP,”katanya.

Menurut Aulia, permasalahannya adalah memang beras penimbunan atau beras rusak dan lain sebagainya.

“Masih melakukan proses penyelidikan. Jadi kami belum bisa menyampaikan beras itu beras apa. Nanti mungkin update hasil penyelidikan akan kami sampaikan,” paparnya.

Terkait selain beras yang dipendam, namun dugaan ada juga telur, Aulia masih belum bisa memberikan keterangan.

“Kami tidak ada ngomong ada telur, belum bisa bilang, yang pasti hari ini kami melihat di lokasi. Kemudian proses yang lainnya akan kami sampaikan,” tambahnya.

Selain itu pihaknya akan melakukan penyelidikan mulai dari hulu sampai ke hilir.

“Agenda hari ini masih meminta keterangan, mulai dari hilir ke hulu. Yang pasti nanti akan kami rangkai apa yang terjadi sebenarnya. Tapi yang terjadi hari ini, kami belum bisa memberi keterangan. Jadi kami minta waktu, mungkin nanti akan kami update,” ungkapnya.

Setelah penyelidikan selesai, kata dia, nanti pihaknya baru bisa menyampaikan apakah beras tersebut rusak atau tidak. Keterangan sementara yang didapat pihaknya beras yang dipendam di lokasi sebanyak 3,4 ton.

Pihaknya juga belum bisa menjawab apakah yang dipendam hanya beras atau ada sembako lain.

“Kami nanti akan meminta ahli supaya tidak ada yang timbul di kemudian hari, apakah itu hanya beras atau ada yang lain, itu kami tidak bisa jawab sekarang,” tuturnya.

Pihaknya juga akan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kasus tersebut dengan tujuan agar terungkap fakta yang sebenarnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here